Minggu, Maret 22, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sejak Digunakan Gubernur dan Wagub, Batik Busak Uwe Banjir Pesanan

Redaksi Headlineku by Redaksi Headlineku
1 Maret 2021
in Ekonomi, Kaltara, Malinau, Pemerintahan
Share on FacebookShare on Twitter

MALINAU – Sejak keluarnya Kebijakan Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltara menggunakan batik khas Kaltara, pengrajin batik Kaltara kembali “bergairah”.

Kebijakan Gubernur Kaltara ini sudah tentu dinantikan para pembatik. Maklum, sebelum adanya kebijakan Gubernur mewajibkan batik bagi ASN Pemprov Kaltara, tak ada pemasukan yang signifikan bagi para pembatik.

“Alhamdulilah, saat ini kita selalu memproduksi hingga 50 picis kain batik Malinau dan kita kebanjiran orderan sejak adanya kebijakan pak gubernur,” kata Sulowati, seorang pengrajin batik di Kabupaten Malinau.

Pengrajin batik Kabupaten Malinau mengaku kewalahan menerima orderan batik dari ASN Pemprov Kaltara, Meski merasa kewalahan, Sulowati mengaku sangat berterima kasih dengan kebijakan yang dibuat Gubernur Kaltara karena kebijakan gubernur telah banyak membantu perekonomian para pengrajin batik.

“Baru menjabat sudah sangat membantu pengusaha kecil. Tentunya kita sangat bersyukur karena hal ini dapat menyelamatkan ekonomi para pengrajin di tengah pandemik Covid-19,” imbuhnya.

Masalah harga, dijelaskan Sulowati ada variasi harga untuk batik khas Malinau, tergantung dari jenis kain dan motif dari batik yang ingin dipesan.

“Kalau batik biasa dan kualitas biasa harganya di angka Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Tapi yang biasa standar dipesan konsumen itu batik tulis kita, harganya Rp 350 ribu hingga Rp750 ribu, mahal tapi sesuai kualitas dan batik tulis ini yang memang paling banyak dicari,” katanya.

Pemilik toko batik di Malinau, Tri Listiawan motif batik Busak Uwe kini menjadi tenar setelah dikenakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, baru baru ini.

“Justru saat memesan batik ini, mereka malah bilangnya, saya ingin pesan batik motif Gubernur dan Wagub,” imbuhnya.

Ia pun tak heran dengan terkenalnya motif batik Busak Uwe setelah dibranding Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara.

“Secara tidak langsung malah membuat gubernur dan wagub, sebagai brandnya. Namun tidak masalah, karena hal itu juga yang membuat batik-batik Malinau menjadi terpasarkan,” ujarnya.

Sejak adanya kebijakan penggunaan batik daerah tersebut, Tri mengaku kebanjiran orderan, hingga ke seluruh wilayah Kaltara.

“Dulu pasaran kita hanya sekitar wilayah Malinau saja. Tapi sekarang sudah menjangkau seluruh wilayah Kaltara, karena banyak dari Tarakan, Nunukan, Bulungan dan KTT yang memesan ke pengrajin kita,” tutupnya. (*)

Tags: BatikgubernurKalimantanutarakaltaraMalinaupemprovwakilgubernur
Previous Post

Lantik Ketua PKK Bulungan dan KTT, Harapkan Inovasi Kearifan Lokal

Next Post

Wagub Kaltara Ajak Untuk Lebih Semangat Olahraga

Redaksi Headlineku

Redaksi Headlineku

Next Post

Wagub Kaltara Ajak Untuk Lebih Semangat Olahraga

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Polres Tarakan Ungkap Penyeludupan 785,71 gram Sabu, Klaim Selamatkan sekitar 3.928 jiwa

21 Maret 2026

844 Orang Warga Binaan Terima Remisi Khusus Idul Fitri, Lima Orang Langsung Bebas

21 Maret 2026

Jaga Harmoni Ramadan dan Nyepi, Hasan Basri Ajak Umat Perkuat Persatuan

19 Maret 2026

Baznas Tarakan Ajak 100 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Lebaran, Donasi Terus Mengalir

19 Maret 2026

Recent News

Polres Tarakan Ungkap Penyeludupan 785,71 gram Sabu, Klaim Selamatkan sekitar 3.928 jiwa

21 Maret 2026

844 Orang Warga Binaan Terima Remisi Khusus Idul Fitri, Lima Orang Langsung Bebas

21 Maret 2026

Jaga Harmoni Ramadan dan Nyepi, Hasan Basri Ajak Umat Perkuat Persatuan

19 Maret 2026

Baznas Tarakan Ajak 100 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Lebaran, Donasi Terus Mengalir

19 Maret 2026

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com