Senin, Februari 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Tarakan

Banyak Babi Mati Mendadak, Usulkan Adanya Perda Larangan Masuknya Babi Ke Indonesia

Redaksi HeadlineKu by Redaksi HeadlineKu
30 Juni 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Banyaknya Babi mati secara bersamaan di Kabupaten Malinau dan Nunukan memperlihatkan fenomena yang tidak biasa. Sehingga hal tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap adanya wabah yang terjadi.

Diketahui, saat ini beberapa sampel Babi yang mati masih dilakukan uji laboratorium dari instansi terkait di kedua kabupaten tersebut. Saat dikonfirmasi, Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Tarakan, Akhmad Alfaraby menuturkan, pihaknya sudah melakukan pengambilan dan pengiriman sampel dari babi yang mati tersebut. Pengambilan sampel ini bekerja sama dengan Tim Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi, Kabupaten dan Tim Karantina Pertanian.

“Kami masih melakukan uji lab, sebenarnya, untuk wewenang karantina terkait lalulintas komoditas babi dan produknya sangat minim,” ujarnya, (30/6),

Diketahui, dari data BKP, beberapa jenis organ babi tercatat masuk ke Indonesia seperti daging babi olahan dan tulang babi. Masuk melalui Bandara Juwata. Meski demikian, frekuensinya sangat minim yang tercatat pernah tiga kali pengiriman dengan jumlah 2 kg hingga 12 kg.

Lanjutnya, daru hasil koordinasi dengan Pemprov Kaltara, menurutnya sudah saatnya adanya peraturan daerah yang mengatur tentang larangan pengiriman ternak babi dan produknya, dari Sabah, Malaysia.

Dengan adanya Peraturan Daerah ini, diharapkan bisa mengurangi potensi masuknya virus African Swine Fever (ASF) yang merupakan virus yang menyerang hewan ternak khususnya Babi. Terlebih lagi di Malaysia, ASF ini sudah menjadi wabah di sejumlah peternakan babi.

“kami terus berupaya menggali faktanya dengan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan identifikasi. Sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel dari BVet Banjarbaru. Dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dan BVet banjarbaru juga sudah melakukan investigasi ke wilayah yang ditemukan babi hutan yang mati di Tulin Onsoi dan Malinau,” ungkapnya.

Sementara itu, saat disingung kematian Babi secara bersamaan di Kabupaten Berau, ia.menegaskan jika persoalan itu termasuk dalam wilayah kerja BKP Tarakan. Sehingga, pihaknya turut serta dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, mengambil sample untuk diuji di Laboratorium Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian.

“Kami masih menyelidiki apa penyebab matinya babi secara bersamaan ini. Oleh sebab itulah, masyarakat tidak mendatangkan dulu babi dari luar daerah untuk mencegah ASF masuk,”pungkasnya

Previous Post

Cicipi Madu Kelulut, Pemprov Kaltara Intruksikan Dinas Pariwisata Lakukan Promosi

Next Post

Dari Peningkatan Ekonomi Hingga Pemberantasan Narkoba, Pemprov Ingin Bangun Jalur 3 Negara

Redaksi HeadlineKu

Redaksi HeadlineKu

Next Post

Dari Peningkatan Ekonomi Hingga Pemberantasan Narkoba, Pemprov Ingin Bangun Jalur 3 Negara

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Laksanakan Intruksi Presiden, TNI-Polri Laksanakan Kurve di Kelurahan Selumit Pantai

9 Februari 2026

Pemuda Asal Malinau Ditemukan Meninggal di Kamar Kost, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

8 Februari 2026

Wali Murid di SMK Negeri 4 Tarakan Keluhan Penggunaan Bekas Gudang Menjadi Kelas

7 Februari 2026

Berstatus Multiyears, Pemindahan Puspem Kota Tarakan “Bakar Duit” Rp 400 Milliar

7 Februari 2026

Recent News

Laksanakan Intruksi Presiden, TNI-Polri Laksanakan Kurve di Kelurahan Selumit Pantai

9 Februari 2026

Pemuda Asal Malinau Ditemukan Meninggal di Kamar Kost, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

8 Februari 2026

Wali Murid di SMK Negeri 4 Tarakan Keluhan Penggunaan Bekas Gudang Menjadi Kelas

7 Februari 2026

Berstatus Multiyears, Pemindahan Puspem Kota Tarakan “Bakar Duit” Rp 400 Milliar

7 Februari 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com