Kamis, Februari 26, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Tarakan

Begini perbedaan Moderna dan Sinovac

Redaksi HeadlineKu by Redaksi HeadlineKu
20 Agustus 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Meski sebelumnya pemerintah Indonesia intens menggunakan vaksin Sinovac sejak awal program vaksinasi berjalan. Namun saat ini, berbagai varian vaksin telah masuk dan digunakan dalam program vaksinasi pemerintah untuk masyarakat diantaranya yakni Astrazaneca, Moderna dan Pfizer.

Saat dikonfirmasi, Plt Direktur Utama RSUD Kaltara dr Franky Sientoro Sp.A menerangkan, jika sejauh ini pihaknya belum secara mendalam mempelajari jenis vaksin pfizer dan Astrazanecca. Meski demikian, untuk vaksin sinovac dan moderna memiliki keunggulan masing-masing. Kendati begitu, ia tidak menapik beberapa negara dunia lebih mempercayakan vaksin moderna untuk kegiatan menyambut kegiatan penting.

“Karena standar biasanya untuk persyaratan haji, mereka minta minimal moderna. Astrazaneca saya kurang tahu untuk haji bisa atau tidak. Tapi, saat sekarang yang distandarkan adalah, moderna atau pfizer,”tuturnya, (20/8).

Ia menjelaskan, vaksin sinovac ialah vaksin yang bekerja melemahkan virus di dalam tubuh. Dengan begitu, saat virus memapar tubuh yang tervaksin sinovac maka virus tersebut menjadi lemah dan bahkan mati. Sedangkan moderna ada memperkuat imun sehingga membuat virus tidak dapat berbuat banyak.

“Perbedaan moderna dan sinovac, kalau sinovac dia bekerja melemahkan seluruh virusnya, sedangkan moderna menguatkan DNAnya. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan lah,”tuturnya.

“Dari beberapa hasil yang telah dilalui, efek samping moderna lebih menonjol demamnya dibandingkan sinovac. Efikasinya kalau tidaj salah, sinovac sekitar 70 sampai kalau moderna lebih tinggi sedikit yakni 80 sampai 90 persen,”lanjutnya.

Meski begitu, ia menuturkan justru vaksin Sinovac dinilai sangat aman bagi ibu hamil. Hal tersebut dikarenakan, vaksin sinovac diyakini memiliki efek samping yang minim.

“Vaksin sinovac jauh lebih aman kepada ibu hamil karena efeknya lebih ringan sebenarnya. Sudah ada ibu hamil yang disuntik 2 orang, sampai sejauh ini cukup aman tidak ada keluhan,”tuturnya.

“Karena baik itu dari Nakes, masyarakat umum ada yang hamil tuh, maka dia tetap divaksin. Kita berharap tidak ada keluhan berarti,”sambungnua.

Sementara itu, Dalam Rilisnya Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Swandy mengatakan, sesuai arahan Kemenkes, nantinua masyarakat yang belum divaksin akan menerima vaksin Moderna untuk dosis pertama dan kedua.

“Vaksin yang digunakan untuk vaksinasi masyarakat tahap pertama dan kedua ialah bukan Sinovac melainkan Moderna. Kemungkinan, itu sesuai arahan Kemenkes,”pungkasnya. (

Previous Post

Nyalakan Listrik di Pedesaan Kaltim dan Kaltara, Sekprov Apresiasi PLN

Next Post

UBT Terus Upayakan Kehadiran Program Kedokteran

Redaksi HeadlineKu

Redaksi HeadlineKu

Next Post

UBT Terus Upayakan Kehadiran Program Kedokteran

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Satpolairud Polres Tarakan Gagalkan Penyelundupan 2,4 Ton Gula dan Sosis Dari Malaysia

25 Februari 2026

KAI buka rekrutmen di luar Kaltara, Anggota DPR RI Rahmawati Ingatkan Komitmen untuk Kaltara

25 Februari 2026

Dorong Optimalisasi Pengawasan THR 2026, Ombudsman: Penyelesaian Pengaduan Adalah Kunci

24 Februari 2026

Vespa di Panggung, Klaim 100 Persen di Udara: Menguji Janji Tri di Tarakan

23 Februari 2026

Recent News

Satpolairud Polres Tarakan Gagalkan Penyelundupan 2,4 Ton Gula dan Sosis Dari Malaysia

25 Februari 2026

KAI buka rekrutmen di luar Kaltara, Anggota DPR RI Rahmawati Ingatkan Komitmen untuk Kaltara

25 Februari 2026

Dorong Optimalisasi Pengawasan THR 2026, Ombudsman: Penyelesaian Pengaduan Adalah Kunci

24 Februari 2026

Vespa di Panggung, Klaim 100 Persen di Udara: Menguji Janji Tri di Tarakan

23 Februari 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com