Senin, Februari 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Tarakan

Kembali Alami Banjir Rob, Begini Curhatan Masyarakat Pesisir

Tergenang : Kondisi ini Kelurahan Karang Anyar Pantai saat banjir rob

Redaksi HeadlineKu by Redaksi HeadlineKu
8 Desember 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Banjir Rob kembali terjadi di Kota Tarakan dalam beberapa hari terakhir di Bumi Pauntaka sehingga hal tersebut membuat sejumlah rumah milik warga terdampak dan ikut terendam air laut.

Manto, Salah seorang warga Kelurahan Karang Anyar Pantai menerangkan, setiap kali banjir rob melanda, diri cukup mengalami kerugian yang diakibatnya rusaknya beberapa barang seperti kipas angin dan lemari pendingin miliknya.

Lanjutnya, hampir setiap tahun menjelang akhir tahun mengalami banjir Rob selama tiga hari. Ini dikarenakan tempat tinggalnya berada di atas air dan memang ketinggian permukaan air lebih tinggi daripada bangunan miliknya.

Meski kerugiannya tak begitu besar, namun ia mengakui cukup kerepotan jika harus membersihkan pasca air pasang surut.

“Masih mending tahun ini tidak hujan. Kalau pas air pasang ini ditambah hujan. lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Ia mengakui, setiap kali ada air pasang naik, biasanya menemukan hewan melata seperti ular dan ikan. Selain itu, ia juga mengungkapkan banjir rob kerap berdampak kepada warga yang merasakan gatal-gatal karena air asin.

Sementara itu, Prakirawan Badan Meterologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Tarakan Novira Ismi menuturkan, di daerah yang cukup rendah atau tempat yang berbatasan dengan laut, seperti pesisir paling merasakan dampaknya.

Diketahui, banjir ini juga pernah terjadi pada November lalu, namun sebenarnya pasang air maksimal ini terjadi secara periodik.

“Fenomena banjir rob ini karena adanya daya tarik yang terjadi secara periodik. Kalau La Nina berhubungan dengan atmosfer, sedangkan banjir rob ini berhubungan dengan adanya gaya gravitasi antara bumi dan bulan yang mengakibatkan air laut naik ke permukaan,” ulasnya.

Air pasang maksimal ini juga terjadi di waktu tertentu sesuai periodenya. Namun, hal yang perlu dikhawatirkan saat banjir rob yang bertepatan dengan hujan deras.

Dua kejadian yang secara bersamaan memberikan dampak yang lebih bagi masyarakat. Banjir rob diperkirakan akan terjadi sejak pukul 19.00 Wita dan menurun hingga pukul 21.00 Wita.

Potensi air pasang tinggi ini, tidak hanya terjadi di Tarakan melainkan di beberapa daerah lain di Indonesia sesuai fase bulan.

“Fase bulan itu, ada bulan baru, di tanggal 29 Desember pada saat itu air laut pasang tinggi. Dampaknya berbeda-beda di setiap wilayah tergantung kondisi di masing-masing daerah itu sendiri. Daerah yang paling terdampak itu tentunya yang curam atau mungkin cukup dangkal paling signifikan,”tandasnya.

Previous Post

Resmi Dilantik, FPPI Siap Bangun Sinergitas Kepada Pemerintah

Next Post

Temukan Shabu Di Lapas, Kalapas Bongkar Praktik Penyeludupan Shabu Dengan Melempar Melintasi Tembok Pembatas

Redaksi HeadlineKu

Redaksi HeadlineKu

Next Post

Temukan Shabu Di Lapas, Kalapas Bongkar Praktik Penyeludupan Shabu Dengan Melempar Melintasi Tembok Pembatas

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Laksanakan Intruksi Presiden, TNI-Polri Laksanakan Kurve di Kelurahan Selumit Pantai

9 Februari 2026

Pemuda Asal Malinau Ditemukan Meninggal di Kamar Kost, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

8 Februari 2026

Wali Murid di SMK Negeri 4 Tarakan Keluhan Penggunaan Bekas Gudang Menjadi Kelas

7 Februari 2026

Berstatus Multiyears, Pemindahan Puspem Kota Tarakan “Bakar Duit” Rp 400 Milliar

7 Februari 2026

Recent News

Laksanakan Intruksi Presiden, TNI-Polri Laksanakan Kurve di Kelurahan Selumit Pantai

9 Februari 2026

Pemuda Asal Malinau Ditemukan Meninggal di Kamar Kost, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

8 Februari 2026

Wali Murid di SMK Negeri 4 Tarakan Keluhan Penggunaan Bekas Gudang Menjadi Kelas

7 Februari 2026

Berstatus Multiyears, Pemindahan Puspem Kota Tarakan “Bakar Duit” Rp 400 Milliar

7 Februari 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com