TARAKAN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 13 Tarakan menyiapkan kuota 221 murid untuk tahun ajaran 2025/2026 dengan7 rombongan belajar (rombel).
SMPN 13 Tarakan merupakan salah satu sekolah yang membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sejak 7 Juli, dengan jalur afirmasi, prestasi dan mutasi. jalur domisili akan dibuka mulai 9 Juli.
“Yang diterima 7 rombel karena masing-masing kelas 32 (murid). Secara keseluruhan diterima 221 siswa,” ujar Kepala SMPN 7 Tarakan, Wawan Agus Sujarwo.
Jumlah tersebut, menurut Wawan, bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya membuka 5 rombel. Pertimbangannya pihaknya memaksimalkan ruangan yang ada, karena ada dua ruangan kelas yang belum difungsikan.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk mekanisme SPMB, pihaknya berpatokkan pada petunjuk teknis (juknis). Di mana untuk pendaftaran dilakukan secara manual. Setiap calon siswa diwajibkan memilih 5 sekolah untuk mengantisipasi jika tidak pada sekolah pilihan pertama dan seterusnya.
Berkas calon siswa kemudian di upload pada aplikasi yang telah disiapkan Pemkot Tarakan. Termasuk hasilnya akan diumumkan pada aplikasi tersebut maupun di papan pengumuman sekolah.
“Orang tua bisa melihat semua (hasilnya) secara online. Saya sangat setuju dengan sistem online. Karena pilihan diwajibkan 5, misalkan pilihan pertama di SMP 13, pilihan kedua di SMP 1, kemudian SMP 7, nanti misalnkan yang tertolak pilihan pertama di SMP 13, bisa beralih ke pindah lagi ke pilihan kedua, begitu seterusnya,” tutur Wawan.
Adapun kuota setiap jalurnya, untuk domisili disiapkan 111 murid, afirmasi 44 murid, mutasi 11 murid dan prestasi 55 murid.
Wawan menambahkan, hari pertama SPMB berjalan lancar meski belum banyak calon siswa yang mendaftar. Dari catatannya baru ada 13 calon siswa yang mendaftar pada sejumlah jalur yang dibuka.













