TARAKAN – Air Asia siap meramaikan persaingan bisnis penerbangan di Tarakan setelah manajemen Air Asia melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan pada Selasa (12/8/2025).
Head Network and Airport Authority PT Indonesia AirAsia, Edwin mengungkapkan penerbangan akan dimulai pada Oktober dengan rute Tarakan – Balikpapan (PP) tiga kali seminggu menggunakan pesawat Air Bus 320 dengan kapasitas 140 seat.
Air Asia melihat Kaltara, terutama Tarakan, memiliki potensi pasar yang menjanjikan. Terutama untuk Tujuan Balikpapan. Sehingga pihaknya bersedia membuka rute tersebut.
“Kita lihat dari potensi, memang dari perkembangan, khususnya di Kalimantan, ada beberapa kota yang potensinya cukup baik. Jadi Air Asia sudah merencanakan. Bahkan untuk Tarakan ini kita sudah open porsil,” ujar Edwin.
“Jadi kita sudah berjualan, mungkin bisa nanti dicek untuk Tarakan – Balikpapan ada seminggu 3 kali untuk saat ini. Schedulenya itu dari Tarakan ke Balikpapan jam 10, tiba di Balikpapan 11.15 Wita. Ini juga bisa dari Balikpapan lanjut ke Surabaya,” ujar Edwin.
Ia menambahkan, jika tingkat isiannya baik, ada kemungkinan pihaknya akan menambah frekuensi penerbangan. Bahkan tidak menutup kemungkinan membuka rute lainnya.
Termasuk membuka rute internasional seiring telah ditetapkannya kembali Bandara Juwata Tarakan sebagai bandara Internasional.
“Kalau perusahaan penerangan itu kan butuh biaya tertutupi. Seperti Pak wakil wali kota sampaikan, harus ada penumpangnya. Jadi kita akan lihat dulu potensinya apakah ada penumpangnya yang akan terbang,” tutur Edwin.
Disinggung tarif tiket, Edwin memastikan tiket Air Asia bisa bersaing secara kompetitif dengan maskapai lain.
“Harga sudah cukup membaik. Kisarannya boleh dilihat, kalau di hari-hari yang ada penerbangan kita, harganya kisarannya di Rp600 ribuan,” pungkas Edwin.













