Senin, Februari 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Tanggapi Isu Kenaikan Tarif Dasar Air, Iwan Setiawan : Itu Tidak Benar

Redaksi HeadlineKu by Redaksi HeadlineKu
4 September 2025
in Pemerintahan, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan membantah adanya kebijakan menaikkan tarif dasar air. Yang dilakukan hanya penyesuaian abonemen.

Pernyataan itu ditegaskannya menanggapi beredar keluhan masyarakat di media sosial adanya kebijakan Perumda Tirta Alam Tarakan yang melakukan penyesuaian tarif dasar air.

“Kenaikan tarif di PDAM itu tidak ada. Yang ada itu adalah penyesuaian abonemen yang bukan bagian dari tarif,” tegas Iwan Setiawan kepada awak media, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, kebijakan menyesuaikan biaya abonemen diambil karena sudah lama tidak diperbaharui.

Sedangkan sesuai aturan, untuk mengganti water meter atau meteran air, kran dan lain-lain, dibebankan kepada pelanggan. Biaya penggantian itulah yang masuk bagian dari biaya abonemen.

“Abonemen itu adalah tabungan pelanggan. Karena berdasarkan peraturan dari Kementerian PUPR kalau tidak salah dan audit kinerja PDAM, minimal dalam 5 tahun, pelanggan itu diterameter, diganti meterannya, termasuk yang rusak, ganti kran dan macam-macam, itu sebenarnya dibebankan ke pelanggan,” tutur Iwan Setiawan.

Menurutnya, biaya itu sebagai tabungan pelanggan untuk mengganti meteran atau pun kerusakan lainnya. Sebab, jika dibebankan langsung pada saat rusak, dikhawatirkan membebani pelanggan.

Adapun biaya penggantian meteran bisa mencapai Rp 2,5 juta. Artinya, biaya abonemen tersebut nantinya dikembalikan lagi ke pelanggan untuk mengganti meteran dan kerusakan lainnya.

Lebih lanjut Iwan Setiawan menjelaskan, biaya abonemen yang diterapkan Perumda Tirta Alam Tarakan selama ini, sudah 13 tahun tidak diperbaharui. Terakhir pada 2013 yang naik 300 persen.

Dari kebijakan terbaru yang dikeluarkan, Perumda Tirta Alam Tarakan menaikkan biaya abonemen menjadi Rp 26 ribu perbulan.

Namun jika dihitung selama 5 tahun, pelanggan hanya membayar biaya abodemen sebesar Rp 1.560.000. Sedangkan biaya penggantian meteran sebesar Rp 2,5 juta.

“Inilah yang dinarasikan di luar seolah-olah PDAM naikkan tarif, padahal tidak. Itu cuma abonemen yang diperuntukkan untuk perawatan water meter pelanggan,” tegas Iwan Setiawan lagi.

Di sisi lain, Perumda Tirta Alam Tarakan melakukan peremajaan water meter dengan menggunakan meteran air R100 yang merupakan jenis meteran air prabayar dengan teknologi smart meter yang dilengkapi fitur komunikasi nirkabel LoRa. Sebelumnya menggunakan water meter R50.

Dengan peremajaan water meter ini diharapkan pembacaan meteran air lebih baik sehingga mengurangi risiko pelanggan dirugikan.

Dalam kesempatan itu, Iwan Setiawan juga membeberkan untuk tarif dasar air yang diterapkan Perumda Tirta Alam Tarakan masih lebih rendah dibandingkan tarif di Kabupaten Tana Tidung (KTT) dan PDAM Bulungan.

Ia mencontohkan, tarif dasar air untuk kategori sosial yang diterapkan PDAM KTT Rp 5.600 per meter kubik. Sementara di Tarakan hanya Rp 1.400 per meter kubik.

“Kalau tarif itu kita masih jauh lebih murah. Di Bulungan, kami juga masih jauh. Di Bulungan itu tarif dasarnya Rp 3.500. Kalau kami tarif dasarnya Rp 1.400, tarif kita masih lebih murah dari pada daerah yang lain,” tegas Iwan Setiawan.

Dari sisi pelayanan, Iwan Setiawan juga menyakini bahwa pelayanan yang diberikan Perumda Tirta Alam Tarakan juga lebih baik dibandingkan PDAM lainnnya di Kaltara.

Iwan Setiawan memuji dukungan pemerintah dan masyarakat di daerah lainnya di Kaltara yang mendukung pengembangan PDAM di daerahnya.

Karena itu, ia berharap masyarakat Tarakan juga melakukan hal demikian. Bukan membuat framing terhadap Perumda Tirta Alam Tarakan dengan isu liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kita baru ada sedikit, isunya liar sekali, di framing. Seolah-olah PDAM naik 150 persen. Ini kan kalau saya rasa niatnya jahatlah terhadap PDAM. Seharusnya didukung program-program PDAM supaya terus berkembang,” harap Iwan Setiawan.

Previous Post

Targetkan 10 Emas, Dispora Kaltara Berharap Seluruh Cabor Dapat Sumbangkan Medali

Next Post

Peringatan Maulid, Gubernur Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Meneladani Nabi Muhammad SAW

Redaksi HeadlineKu

Redaksi HeadlineKu

Next Post

Peringatan Maulid, Gubernur Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Meneladani Nabi Muhammad SAW

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Laksanakan Intruksi Presiden, TNI-Polri Laksanakan Kurve di Kelurahan Selumit Pantai

9 Februari 2026

Pemuda Asal Malinau Ditemukan Meninggal di Kamar Kost, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

8 Februari 2026

Wali Murid di SMK Negeri 4 Tarakan Keluhan Penggunaan Bekas Gudang Menjadi Kelas

7 Februari 2026

Berstatus Multiyears, Pemindahan Puspem Kota Tarakan “Bakar Duit” Rp 400 Milliar

7 Februari 2026

Recent News

Laksanakan Intruksi Presiden, TNI-Polri Laksanakan Kurve di Kelurahan Selumit Pantai

9 Februari 2026

Pemuda Asal Malinau Ditemukan Meninggal di Kamar Kost, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

8 Februari 2026

Wali Murid di SMK Negeri 4 Tarakan Keluhan Penggunaan Bekas Gudang Menjadi Kelas

7 Februari 2026

Berstatus Multiyears, Pemindahan Puspem Kota Tarakan “Bakar Duit” Rp 400 Milliar

7 Februari 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com