Rabu, Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Parlementer

Atensi Perjuangan Aspirasi Indonesia Timur, Hasan Basri Sampaikan Ini

Redaksi Headlineku by Redaksi Headlineku
14 Januari 2026
in Parlementer
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI, H. Hasan Basri, M.H., tampil progresif dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/26).

Mewakili Sub Wilayah Timur I yang mencakup 9 provinsi di Kalimantan dan Sulawesi, Hasan Basri menyampaikan laporan komprehensif terkait pengawasan undang-undang. Ia menyoroti mulai dari ancaman bencana ekologis, nasib UMKM, hingga carut-marut tata kelola lahan yang menghambat kesejahteraan daerah.

Hasan Basri menyoroti lemahnya implementasi UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Menurutnya, wilayah Kalimantan dan Sulawesi kini berada dalam bayang-bayang bencana hidrometeorologi permanen, seperti banjir rob, longsor, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami menemukan kenyataan pahit di lapangan. Sistem peringatan dini bencana bahkan belum menjangkau tingkat desa, bahkan banyak kabupaten/kota yang belum memiliki infrastruktur pengendali yang memadai. Ini menunjukkan lemahnya daya dukung tata ruang kita,” tegas Hasan Basri.

Terkait pengawasan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (PPPH) yang telah diubah melalui UU Cipta Kerja, Hasan menyoroti laju deforestasi yang masih tinggi. Ia mengkritik lemahnya penegakan hukum di sektor kehutanan serta tumpang tindih perizinan yang kerap meminggirkan masyarakat adat.

Salah satu poin paling krusial yang disampaikan adalah nasib pedagang rumahan dan UMKM. Hasan mengungkapkan bahwa proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS masih sulit ditembus oleh pelaku usaha kecil karena rendahnya literasi digital dan minimnya pendampingan.

“Banyak UMKM kita yang sulit akses bantuan pemerintah dan pembiayaan bank karena kendala agunan dan verifikasi yang lama. Ini harus menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Menanggapi UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Hasan Basri membawa aspirasi keresahan masyarakat di daerah mengenai integrasi NIK menjadi NPWP. Pelaku UMKM dan pekerja informal merasa khawatir akan keamanan data pribadi serta dampaknya terhadap akses bantuan sosial (bansos).

Di sektor Pekerjaan Umum, ia menyoroti sistem drainase yang buruk yang menyebabkan kerusakan jalan dan pemukiman warga. Sementara di sektor pertanian, ia melaporkan maraknya konflik agraria akibat tekanan industri tambang dan sawit yang mengancam lahan pertanian pangan berkelanjutan.

 

Rekomendasi Tegas kepada Pemerintah

Sebagai penutup laporannya, Hasan Basri menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis untuk segera ditindaklanjuti pemerintah mulai dari Ketahanan Pangan: Memperketat pengawasan UU Nomor 41 Tahun 2009 agar alih fungsi lahan pertanian dapat dikendalikan demi kedaulatan pangan.

Stabilitas Harga: Meminta Bulog dan kementerian terkait untuk lebih sensitif terhadap harga sembako (SPHP, Minyakita) di wilayah pedalaman, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Pengendalian Banjir: Mendesak Kementerian PU untuk memprioritaskan normalisasi sungai dan pembangunan drainase di wilayah rawan bencana.

Reformasi UMKM: Meminta kemudahan nyata dalam implementasi kebijakan OSS Risk-Based Approach (RBA) bagi pelaku usaha mikro.

 

“Kehadiran kami di sini adalah amanah masyarakat. Kami tidak ingin kebijakan nasional hanya manis di atas kertas, tapi harus benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat di daerah,” pungkas senator asal Kaltara tersebut.

Previous Post

Dinsos Sebut 99% HIV Aids di Kota Tarakan Disebabkan Perilaku LGBT

Next Post

Baru Kerja 6 Bulan, Seorang Karyawan Bawa Kabur Laptop Kantor

Redaksi Headlineku

Redaksi Headlineku

Next Post

Baru Kerja 6 Bulan, Seorang Karyawan Bawa Kabur Laptop Kantor

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Api Lalap Bagian Bawah Masjid As-Sholihin, Kerugian Capai Ratusan Juta

31 Januari 2026

Dishub Dinilai Pasif, Kerja Sama Ojol di Bandara dan Pelabuhan Kaltara Tersendat

29 Januari 2026

DPRD Kaget, Perjalanan Dinas Disdukcapil Tarakan Cuma Dua Kali Setahun

29 Januari 2026

Dalam Sebulan Turun Dua Kali, Petani Rumput Laut Pantai Amal Gigit Jari

27 Januari 2026

Recent News

Api Lalap Bagian Bawah Masjid As-Sholihin, Kerugian Capai Ratusan Juta

31 Januari 2026

Dishub Dinilai Pasif, Kerja Sama Ojol di Bandara dan Pelabuhan Kaltara Tersendat

29 Januari 2026

DPRD Kaget, Perjalanan Dinas Disdukcapil Tarakan Cuma Dua Kali Setahun

29 Januari 2026

Dalam Sebulan Turun Dua Kali, Petani Rumput Laut Pantai Amal Gigit Jari

27 Januari 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com