TARAKAN – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai prosesi Wisuda Sekolah Lansia Nurani yang digelar di Tarakan, Kamis (12/02/2026). Sebanyak 30 peserta lanjut usia resmi menuntaskan pendidikan Standar 1 setelah mengikuti rangkaian pembelajaran dan pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas hidup di usia senja.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada pengelola program. Ia menilai, keberhasilan Sekolah Lansia Nurani menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kelompok usia lanjut agar tetap aktif, sehat, dan produktif di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ibnu Saud menegaskan bahwa proses belajar tidak dibatasi usia. Menurutnya, semangat untuk terus berkembang justru harus dijaga sepanjang hayat. Ia menyebut, kehadiran sekolah lansia merupakan bagian dari upaya membangun kota yang ramah terhadap orang tua.
“Usia lanjut bukan alasan untuk berhenti berkembang. Semangat memperbaiki diri harus terus dipelihara,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah dan masyarakat untuk memperkuat dukungan terhadap program pemberdayaan lansia. Menurutnya, perhatian bersama akan membantu para orang tua menjalani masa tua dengan lebih bermartabat, bahagia, dan tetap memiliki peran sosial.
Prosesi wisuda berlangsung sederhana namun sarat makna. Para peserta tampak bangga mengenakan atribut kelulusan sebagai simbol keberhasilan menempuh proses belajar di usia yang tidak lagi muda. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah proses seumur hidup yang dapat dijalani siapa saja.
Pemerintah Kota Tarakan berharap program serupa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak lansia di berbagai wilayah. Selain meningkatkan kualitas hidup peserta, Sekolah Lansia Nurani diharapkan mampu menginspirasi generasi muda tentang pentingnya belajar tanpa henti dan menjaga semangat berkontribusi di tengah masyarakat.













