Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Tarakan Rekrut 200 Petugas dan Genjot Sosialisasi
TARAKAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Tahapan krusial seperti perekrutan petugas hingga sosialisasi ke masyarakat kini dikebut agar pendataan berjalan optimal.
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi, mengatakan sebanyak 200 petugas sensus telah direkrut untuk mendukung pelaksanaan di lapangan. Ratusan petugas tersebut berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, lulusan strata satu (S1), hingga ibu rumah tangga.
“Adapun ke-200 orang petugas sensus ekonomi memiliki latar belakang dan pendidikan yang berbeda-beda seperti mahasiswa, lulusan S1 hingga ibu rumah tangga,” ujar Umar, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, keberagaman latar belakang itu diharapkan mampu mempermudah pendekatan kepada pelaku usaha maupun masyarakat yang menjadi responden. Selain memastikan kesiapan petugas, BPS Tarakan juga menggencarkan sosialisasi agar masyarakat memahami tujuan dan pentingnya sensus ekonomi.
Umar menekankan, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihimpun. Karena itu, BPS terus mengkampanyekan sensus ekonomi agar saat pendataan berlangsung, responden dapat memberikan informasi yang akurat sesuai kebutuhan petugas.
“Kami mengkampanyekan sensus ekonomi kepada masyarakat jadi nantinya saat sensus berjalan masyarakat bisa memberikan informasi yang dibutuhkan oleh petugas sensus ekonomi,” tutupnya.
Melalui sensus ini, BPS berharap memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi di Tarakan, yang nantinya menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.












