TARAKAN – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026, aparat kepolisian di Tarakan tak ingin kecolongan. Pengamanan disiapkan lebih awal dengan pola berlapis, menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat dan potensi kerawanan saat malam pergantian tahun.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik turun langsung meninjau kesiapan di Vihara Tempekong Kong Hu Chu Tri Darma, Sabtu (14/2). Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari pemetaan detail titik-titik pengamanan.
Didampingi pejabat utama dan Ketua Cabang Bhayangkari Polres Tarakan, Kapolres mengecek akses keluar-masuk jemaat, sistem pengamanan internal vihara, hingga area parkir dan jalur utama yang berpotensi padat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah gangguan selama ibadah berlangsung.
“Kami pastikan pengamanan maksimal, baik terbuka maupun tertutup. Tujuannya jelas, seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan tertib,” tegas AKBP Erwin.
Pengamanan akan difokuskan pada malam pergantian tahun hingga puncak perayaan Imlek yang dijadwalkan Selasa (17/2). Personel akan ditempatkan di titik strategis, termasuk di sekitar rumah ibadah dan jalur akses utama jemaat.
Selain aspek teknis, kepolisian juga membangun komunikasi langsung dengan pengurus vihara guna memastikan koordinasi berjalan efektif. Pengurus menyampaikan apresiasi atas kesiapan aparat dan berharap perayaan berlangsung khidmat tanpa gangguan.
Polres Tarakan menegaskan, langkah pengamanan ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal dan pemetaan menyeluruh, perayaan Imlek diharapkan berlangsung aman, lancar, dan penuh rasa nyaman bagi umat yang merayakan.












