TARAKAN – Arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Bandar Udara Juwata Tarakan berjalan lancar dan terkendali. Posko angkutan lebaran memantau arus balik terlihat ramai lancar. Kondisi ramai justru terjadi pada sesi keberangkatan. Menurut Ketua Posko Angkutan Lebaran Bandar Udara Juwata Tarakan, Denny Kurniawan, jumlah penumpang berangkat lebih banyak dari yang tiba.
Seperti pada H+5 lebaran atau Kamis, (26/3/2026), jumlah penumpang berangkat mencapai 1.264 penumpang dengan jumlah pesawat 14 pesawat. Sedangkan penumpang tiba sebanyak 979 penumpang dengan 17 pesawat.
Denny memprediksi arus balik lebaran akan terjadi pada Sabtu atau Minggu. Karena pekan terakhir libur sekolah. Selain itu, pegawai juga sudah diharuskan masuk kantor pada Senin.
Namun Denny belum bisa memperkirakan jumlah penumpang tiba pada puncak arus balik nanti.
“Kemungkinan prediksinya untuk puncak arus balik Kemungkinan besok ataupun lusa, Sabtu atau Minggu. Karena untuk beberapa perkantoran terutama untuk instansi vertikal, hari Senin depan sudah mulai aktif bekerja seperti biasa,” ujar Denny Kurniawan.
Namun sempat terlihat penumpukan penumpang di ruang tunggu keberangkatan pada Jumat ( 27/3/2026). Dikarenakan terjadi penundaan jadwal keberangkatan untuk maskapai Super Air Jet tujuan Tarakan – Balikpapan.
Informasi yang ia peroleh, hal ini dikarenakan pesawat tesebut mengalami keterlambatan tiba di Tarakan. Akan tetapi situasi di ruang tunggu tetap kondusif.
Denny juga menambahkan terdapat extra flight oleh maskapai Super Air Jet yang dijadwalkan pada Jumat pagi untuk tujuan Tarakan – Balikpapan – Tarakan.
Ini menandakan terjadi peningkatan penumpang . Sehingga maskapai perlu melakukan ekstra flight agar bisa mengakomodir semua penumpang.
Disinggung kondisi cuaca Tarakan yang sempat berasap dampak kebakaran lahan yang terjadi di beberapa titik, Denny memastikan tidak mengganggu penerbangan. Jarak pandang atau visibility masih dalam batas normal.












