TARAKAN – Lonjakan penumpang mulai terlihat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan pada momentum arus mudik Idufitri 1447 Hijriah, Senin (16/3/2026). Aktivitas penumpang baik yang berangkat maupun tiba, sudah mulai padat. Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara (Kaltara), Idham Chalid membenarkan kenaikan penumpang.
Ia memastikan semua bisa diatasi karena armada speedboat yang disiapkan mencapai 50 unit. “Sampai hari ini beberapa pelabuhan, utamanya di sini yang merupakan simpul utama di Pelabuhan Tengkayu satu sudah mulai ada geliat, lonjakan penumpang. Itu sudah mulai ada namun masih bisa di atasi,” ujarnya kepada awak media.
Advertisement
Idham memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret seiring masuk cuti bersama Idulfitri. Agar pelayanan berjalan dengan aman dan lancar, pihaknya telah membuka Pos Terpadu Angkutan Lebaran yang melibatkan berbagai unsur. Seperti dari kepolisian, UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, TNI AL, Basarnas, PMI Tarakan, KSOP Tarakan dan stakeholder terkait lainnya.
Dihimbau kepada pemilik speedboat agar mengutamakan keselamatan pelayaran. Kepada masyarakat, diminta dapat membeli tiket di loket resmi, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Advertisement
Sementara itu, Analis Kebijakan Transportasi Dishub Kaltara, Sandi Nadjifa Yusuf turut membenarkan. Menurutnya, lonjakan penumpang sudah terlihat sejak dua hari lalu.
“Untuk tren keberangkatan, kalau mendekati hari H, selalu mengalami kenaikan. Data terakhir tanggal 15 Maret, untuk keberangkatan sendiri jumlah penumpang yang berangkat dari SDF sekitar 2 ribuan orang. Untuk yang datang sama, sekitar 2 ribuan juga. Kalau di hari biasa mungkin sekitar 1.500 penumpang,” jelas Sandi.
Diprediksi jumlah penumpang pada puncak arus mudik bisa mencapai 2.500 orang. Persiapan sudah dilakukan terhadap speedboat yang beroperasi. Diantaranya dengan melakukan ramp check oleh KSOP Tarakan dan semua speedboat yang telah telah diperiksa dinyatakan laik berlayar.













