TARAKAN – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) masih Kondusif selama Operasi Ketupat Kayan 2026 berlangsung,
Hal itu dipastikan Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, mengevaluasi pelaksanaan operasi terpusat ini yang sudah dimulai sejak 13 Maret.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur dan organisasi. Seperti TNI, Polri, Basarnas, KSOP Tarakan, Kantor Bea Cukai Tarakan, PMI Tarakan serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Situasi Kamtibmas secara umum kondusif dan terkendali,” ujar Erwin S. Manik kepada awak media, Kamis (19/3/2026).
Meski demikian Erwin mengaku ada satu peristiwa puluhan warga yang menyampaikan tuntutan terkait THR di salah satu koperasi pelabuhan. Namun situasi tersebut dapat terkendali.
Erwin juga mengaku telah berkoordinasi dengan walikota Tarakan agar persoalan ini dapat difasilitasi oleh Pemkot Tarakan untuk dicarikan penyelesaiannya.
Selain itu pihaknya bersama kantor Bea Cukai Tarakan Brazil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 785,71 gram dari Tawau, Malaysia.
Terkait arus mudik, Erwin menilai terlihat peningkatan penumpang di bandara dan pelabuhan. Pihaknya sudah mengantisipasi dengan menambah personel serta melengkapi sarana dan prasarana.
“Sudah kami antisipasi dengan memperkuat petugas serta sarana dan prasarana dalam tugas operasi tersebut,” ungkap Erwin.
Erwin mengaku terdapat satu laporan kecelakaan lalu lintas. Namun ia memastikan arus lalu kendaraan masih lancar dan terkendali.












