TANJUNG SELOR – Pengawasan terhadap kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Kalimantan Utara mulai diperketat. Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) menggelar rapat pengawasan sekaligus audiensi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Rabu (1/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Dispora Kaltara diwakili Kepala Bidang Olahraga, Muh Husni, S.Pi. Sementara Panwasrah dipimpin Yuwono Adi yang secara terbuka menyoroti arah kebijakan serta kesiapan teknis pemerintah daerah dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Yuwono menegaskan, audiensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Ia menyebut, Panwasrah mendorong adanya kejelasan arah kebijakan, terutama terkait dukungan anggaran, kesiapan sarana prasarana, hingga koordinasi lintas sektor.
“Pembahasan dilakukan secara komprehensif. Kami ingin memastikan pemerintah daerah benar-benar siap, bukan hanya di atas kertas, tetapi juga pada implementasi di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, PORPROV II bukan hanya agenda olahraga, melainkan juga momentum strategis untuk mengukur keseriusan daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Karena itu, pengawasan sejak dini dinilai krusial untuk meminimalkan potensi kendala.
Di sisi lain, perwakilan Dispora Kaltara menyampaikan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung penuh pelaksanaan PORPROV II. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kesiapan venue, pembinaan atlet, serta sinergi dengan kabupaten/kota.
Namun demikian, Panwasrah mengingatkan agar seluruh persiapan tidak berjalan setengah hati. Evaluasi berkala akan terus dilakukan guna memastikan setiap progres berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, tekanan terhadap kesiapan teknis dan administratif pun kian meningkat. Panwasrah menegaskan akan terus mengawal proses ini agar PORPROV II tidak hanya terselenggara, tetapi juga sukses secara kualitas dan penyelenggaraan.













