TANJUNG SELOR – Di atas kertas, semuanya sudah selesai. Administrasi rampung, Pertimbangan Teknis (Pertek) sudah terbit, dan ratusan nama telah dinyatakan lulus. Namun di lapangan, pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara masih tertahan—menunggu satu hal yang tak kunjung pasti: arahan pimpinan.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, memastikan seluruh tahapan administratif sejatinya telah tuntas. Bahkan dokumen krusial berupa Pertek dari Badan Kepegawaian Negara sudah dikantongi, yang secara prosedural menandakan proses pengangkatan tak lagi memiliki hambatan berarti.
Namun demikian, hingga kini penyerahan Surat Keputusan (SK) belum juga dilakukan.
“Sampai saat ini kami masih menunggu arahan dari pimpinan dengan penyerahan SK. Proses administrasi sudah selesai semuanya,” ujar Andi.
Sebanyak 409 PPPK Paruh Waktu masuk dalam daftar yang akan dilantik pada periode ini. Seluruhnya telah dinyatakan lulus dan tinggal menunggu pengesahan melalui SK—dokumen yang menjadi pintu masuk resmi mereka ke dalam sistem birokrasi.
Di internal BKD, proses belum sepenuhnya berhenti. Pemeriksaan berkas masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada kekeliruan sebelum SK benar-benar diserahkan.
“Saat ini kami terus melakukan pengecekan berkas agar tidak ada kekeliruan sebelum penyerahan,” katanya.
Situasi ini menciptakan jeda yang janggal: ketika seluruh syarat teknis telah terpenuhi, namun keputusan akhir masih bergantung pada satu komando. Bagi ratusan calon PPPK, penantian ini bukan sekadar soal administratif, melainkan menyangkut kepastian nasib yang tertunda di ambang pintu birokrasi.
Andi menegaskan, begitu SK diserahkan, para PPPK Paruh Waktu akan langsung ditempatkan di instansi masing-masing sesuai formasi yang telah ditetapkan. Penempatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kinerja pelayanan publik di berbagai sektor pemerintahan di Kalimantan Utara.
“Harapan kami, mereka bisa segera menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik di tempat kerja masing-masing,” tutupnya.












