TARAKAN – Riuh langkah kaki ratusan pelari yang menyusuri jalur tanah dan rimbunnya pepohonan di Gunung Selatan, Minggu (12/4/2026), menjadi penanda satu hal: olahraga trail run yang terbilang baru mulai mendapat tempat di hati masyarakat. Antusiasme sekitar 250 peserta dalam gelaran Fun Trail Run 2026 menjadi bukti bahwa olahraga berbasis alam ini berkembang pesat di Kota Tarakan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara, Saiful Bachry, menilai tingginya minat masyarakat terhadap trail run merupakan sinyal positif bagi pengembangan cabang olahraga tersebut di daerah. Meski tergolong baru, trail run dinilai mampu menawarkan pengalaman berbeda yang tidak didapatkan dalam olahraga lari pada umumnya.
“Trail run ini memang relatif baru, tapi kita lihat sendiri antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan olahraga berbasis alam mulai diminati dan punya potensi besar untuk dikembangkan,” ujarnya.
Menurutnya, daya tarik utama trail run terletak pada perpaduan antara olahraga dan eksplorasi alam. Jalur yang menantang sekaligus pemandangan alami menjadi nilai lebih yang membuat peserta tertarik untuk ikut serta.
Namun di balik tingginya minat tersebut, Saiful mengingatkan bahwa olahraga ini harus tetap dibarengi dengan kesadaran menjaga lingkungan, khususnya kawasan hutan lindung Gunung Selatan yang menjadi lokasi kegiatan.
“Ini olahraga yang sangat dekat dengan alam, jadi tanggung jawabnya juga besar. Kita ingin masyarakat bisa menikmati, tapi juga tetap menjaga kelestariannya,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengembangan olahraga trail run di Kalimantan Utara mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang. Dukungan tersebut, kata Saiful, tidak hanya untuk event kali ini, tetapi juga untuk berbagai kegiatan olahraga yang memanfaatkan potensi alam daerah.
“Pak Gubernur sangat mendukung kegiatan seperti ini. Beliau mendukung segala bentuk olahraga yang berhubungan dengan alam, karena selain menyehatkan juga bisa mendorong potensi wisata daerah,” ungkapnya.
Ia menyebut, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi Dispora Kaltara untuk terus mengembangkan event-event olahraga alam secara berkelanjutan, termasuk menjadikan trail run sebagai agenda rutin ke depan.
Fun Trail Run 2026 sendiri menjadi event perdana di Kota Tarakan dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer. Jalur yang disiapkan menghadirkan medan bervariasi, mulai dari tanjakan hingga lintasan tanah yang menguji ketahanan fisik peserta.
Saiful berharap, tingginya animo masyarakat ini dapat terus dijaga dan diikuti dengan pengelolaan yang baik, sehingga trail run tidak hanya berkembang sebagai olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari identitas baru wisata olahraga di Kalimantan Utara.
“Kalau ini terus kita dorong, bukan tidak mungkin trail run jadi salah satu unggulan daerah. Tapi kuncinya tetap sama, kita harus jaga alamnya,” pungkasnya.












