JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., beserta rombongan melakukan kunjungan kerja (kunker) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta disambut langsung Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau yang akrab disapa Dito Ariotedjo.
Pertemuan tersebut secara khusus membahas potensi pengembangan dan pembinaan olahraga di Kaltara, termasuk di dalamnya ialah pembangunan ataupun peningkatan kualitas fasilitas olahraga yang memadai.
Dihadapan Menpora Dito, Gubernur Zainal menyampaikan keinginan masyarakat Kaltara memiliki fasilitas sarana prasarana olahraga yang memadai, sehingga mendorong atlet asal Kaltara bisa lebih berprestasi baik dikancah nasional maupun internasional.
“Kalau potensi olahraga kita yang ada sekarang ini renang, gulat, panahan, menembak, panjat tebing, barongsai, sepakbola, dan futsal. Potensi atlet kita juga cukup membanggakan dan hanya perlu pembinaan dari pelatih yang berkualitas. Untuk pembinaan olahraga kami ada anggaran tapi sangat terbatas,” beber Gubernur Zainal.
Gubernur Zainal menuturkan, beberapa waktu yang lalu di Provinsi Kaltara sukses menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) perdana sejak berdirinya provinsi ini 12 tahun yang lalu.
Berkaca dari kesuksesan Porprov tersebut, Gubernur Zainal optimis Porprov Kaltara dapat menjadi ajang strategis mencetak atlet Kaltara yang berprestasi.
“Kami harap Pak Menteri nanti bisa memberi support agar anak-anak muda kita lebih semangat meraih prestasi,” tuturnya.
Dalam waktu dekat juga, di Provinsi Kaltara akan segera digelar Liga Desa se Kaltara yang menjadi komitmen serius Pemprov Kaltara serta unsur terkait untuk menjaring bakat atlet sepak bola hingga penjuru desa.
“Bulan depan akan diadakan pertandingan sepak bola antar desa se Kaltara. Namun, karena minimnya sarana prasarana, kami harap agar pak Menteri memberikan support kita untuk membangun sarana prasarana olahraga,” ujarnya.
Mengingat Provinsi Kaltara merupakan salah satu provinsi yang berusia masih sangat muda di Indonesia, tentu bantuan dari pemerintah pusat khususnya dari Kemenpora akan sangat dibutuhkan.
“Terlebih kami adalah provinsi baru. Kemudian akan ada Porprov kedua di Kaltara. Terkait lahan yang diperlukan kami siapkan semua yang dibutuhkan kecuali anggarannya,” tambahnya.
Bak gayung bersambut, Menpora Dito menyampaikan akan siap membantu. Tentunya dengan beberapa catatan khusus terkait apa saja yang menjadi prioritas yang perlu segera direalisasikan.
“Kemenpora nantinya akan memberikan rekomendasi terkait untuk PUPR melakukan pembangunan sarana prasarana olahraga di Kaltara,” ucap Menteri Dito.
Menteri Dito menginginkan setiap daerah termasuk Kaltara untuk fokus ke sarana prasarana olahraga yang ada pemanfaatannya agar terpakai secara maksimal.
“Kita sedang tekankan ke daerah itu yakni multifungsi stadion indoor, karena kita kekurangan sekali itu dan semoga per provinsi nanti ada satu yang besar, satu titik dengan banyak lapangan untuk bisa pembinaan sekaligus kompetisinya,” jelasnya.
Maka dari itu, Mentpora Dito meminta untuk segera dibuat roadmap secara menyeluruh yang mencakup sarana prasarana berkaitan dengan cabang olahraganya. “Roadmap itu juga harus memenuhi cabornya, prasarananya, sarananya dan pembinaan hingga peningkatan mutu SDM. Untuk itu nanti tolong dilengkapi roadmapnya,” pungkasnya.













