Minggu, Oktober 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Asrama Belum Siap, MPLS Sekolah Rakyat Tarakan Diundur

Redaksi by Redaksi
4 Oktober 2026
in Pendidikan, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Peserta didik Sekolah Rakyat Tarakan 59 (SRT) belum dapat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai jadwal awal. Kegiatan yang semula direncanakan pada 1 Oktober 2026 diundur menjadi 7 Oktober karena sejumlah fasilitas penunjang di lokasi sementara masih dalam tahap penataan.

Penundaan tersebut terutama berkaitan dengan kebutuhan tempat tinggal peserta didik. Sebagai sekolah yang menerapkan sistem pendidikan dengan fasilitas hunian, kesiapan asrama menjadi salah satu hal yang harus dipastikan sebelum siswa mulai menjalani rangkaian kegiatan di sekolah.

Humas Sekolah Rakyat Tarakan, Sherly Jelita Putri, mengatakan lokasi permanen SRT belum dapat digunakan karena pembangunan gedung sekolah beserta fasilitas asramanya masih berlangsung.

“Alasannya karena perlu menyiapkan asrama dan tempat ibadah untuk semua siswa di LLK. Asrama di gedung sekolah permanen masih tahap pembangunan sehingga belum bisa digunakan sebagai tempat tinggal anak-anak,” ujar Sherly, Sabtu (3/10).

Untuk sementara, kegiatan SRT dipusatkan di Gedung UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan di Jalan Gunung Tembak, Kelurahan Kampung 4.

Lokasi tersebut kini ditata agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik. Sejumlah ruangan disiapkan tidak hanya untuk kegiatan pembelajaran, tetapi juga sebagai tempat tinggal, ruang makan dan tempat ibadah.

“Penataan dilakukan terhadap sejumlah ruangan agar dapat digunakan sebagai tempat tinggal siswa, ruang makan maupun tempat ibadah,” tuturnya.

Penyesuaian fasilitas tersebut membuat sekolah membutuhkan waktu tambahan sebelum MPLS dilaksanakan. Sekolah tidak ingin kegiatan dimulai ketika kebutuhan dasar peserta didik yang akan tinggal di lokasi belum sepenuhnya tersedia.

Di sisi lain, persiapan pembelajaran tetap berjalan meski jadwal MPLS bergeser. Sekolah menyesuaikan kegiatan akademik dengan kondisi fasilitas yang saat ini tersedia di LLK.

“Meski MPLS mengalami pengunduran, persiapan dari sisi pembelajaran tetap berjalan. Sekolah telah melakukan pengaturan kegiatan akademik dengan mempertimbangkan kondisi sarana yang tersedia,” katanya.

Untuk menyesuaikan kapasitas ruang yang tersedia, pembelajaran direncanakan berlangsung dalam dua sesi, yakni pagi dan siang. Skema tersebut disiapkan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sembari menunggu kesiapan seluruh fasilitas.

Dari sisi tenaga pendidik, SRT juga mendapat tambahan guru melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Tenaga pendidik sudah bertambah dengan masuknya tenaga pendidik PPPK yang telah lulus perekrutan oleh Kemensos RI. Perlengkapan siswa sudah siap, hanya perlu dibagikan kepada siswa baru apabila telah datang ke sekolah,” jelasnya.

Perlengkapan peserta didik juga mulai disiapkan. Kebutuhan siswa lama disebut telah tersedia, sedangkan perlengkapan bagi peserta didik baru akan dibagikan setelah mereka datang dan mengikuti kegiatan di sekolah.

“Sementara perlengkapan untuk peserta didik baru juga telah disiapkan. Perlengkapan tersebut nantinya diberikan setelah siswa baru datang dan mengikuti kegiatan di sekolah,” urainya.

Selain mempersiapkan fasilitas, tenaga pendidik dan perlengkapan, sekolah juga menyiapkan tahapan khusus bagi peserta didik baru. Siswa angkatan 2026/2027 akan mengikuti matrikulasi untuk membantu menyesuaikan kemampuan sebelum masuk ke pola pembelajaran reguler.

“Untuk mengejar ketertinggalan akan ada matrikulasi untuk murid baru angkatan 2026/2027,” jelas Sherly.

Informasi mengenai perubahan jadwal MPLS juga telah disampaikan kepada orang tua calon peserta didik. Sekolah menggunakan grup WhatsApp yang dibentuk oleh Tim PKH atau Penjangkau Peserta Didik sebagai salah satu sarana komunikasi.

“Ketika ada informasi terbaru dari sekolah, pihak sekolah akan langsung memberikan informasi dari grup tersebut,” ungkapnya.

Sherly memastikan perubahan jadwal MPLS tidak berkaitan dengan proses registrasi calon siswa. Tahapan tersebut telah dilakukan bersamaan dengan proses penjangkauan peserta didik.

Dengan demikian, waktu tambahan hingga 7 Oktober difokuskan untuk menyelesaikan penataan sarana dan prasarana. Sekolah ingin memastikan ketika siswa mulai mengikuti MPLS, kebutuhan utama selama berada di lingkungan sekolah sudah dapat dipenuhi.

“Pihak penyelenggara optimistis seluruh persiapan rampung sebelum 7 Oktober karena seluruh warga sekolah saling bekerja sama menyiapkan sarana dan prasarana untuk menyukseskan MPLS tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Previous Post

Pesta Gotilon HKBP Tarakan, Wagub Ajak Semangat Berbagi dan Melayani

Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

KIH Tanah Kuning Tak Harus Tunggu PLTA, Infrastruktur Energi Dikebut

29 September 2026

Surplus Listrik 47 MW, Kaltara Siapkan Energi untuk Kawasan Industri Tanah Kuning

29 September 2026

ESDM Kaltara Perketat Pengawasan Stok dan Distribusi BBM

29 September 2026

37 IUP di Kaltara Masih Berproses, ESDM Siapkan Tim Pendamping

29 September 2026

Recent News

KIH Tanah Kuning Tak Harus Tunggu PLTA, Infrastruktur Energi Dikebut

29 September 2026

Surplus Listrik 47 MW, Kaltara Siapkan Energi untuk Kawasan Industri Tanah Kuning

29 September 2026

ESDM Kaltara Perketat Pengawasan Stok dan Distribusi BBM

29 September 2026

37 IUP di Kaltara Masih Berproses, ESDM Siapkan Tim Pendamping

29 September 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com