TARAKAN – Jumlah peserta Lomba Renang Gubernur Cup II Kalimantan Utara (Kaltara) meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 235 peserta mendaftar dalam kejuaraan ini, naik dari sekitar 150 peserta pada pelaksanaan sebelumnya.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator berkembangnya minat terhadap olahraga renang di Kaltara. Di sisi lain, kejuaraan ini dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memetakan potensi perenang yang bisa diandalkan dalam kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., mengatakan hasil pertandingan menjadi salah satu tolok ukur dalam melihat potensi atlet.
“Tujuan utamanya tentu kita mengidentifikasi atlet yang berpotensi. Kemudian, kita sebagai pembina ingin mengetahui atlet mana yang punya prestasi. Ukurannya tentu medali, juara satu di level provinsi,” ujarnya.
Peserta kejuaraan berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Kaltara. Namun, beberapa di antaranya dilaporkan tidak dapat hadir karena terkendala transportasi.
Sebanyak 20 kategori dipertandingkan, mulai dari kelompok usia sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga kategori umum.
Gubernur Cup II juga menjadi ajang persiapan bagi atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Malinau. Melalui kompetisi ini, atlet dapat mengevaluasi kemampuan dan memperbaiki performa sebelum bertanding di ajang yang lebih besar.
Ke depan, Dispora Kaltara berencana meningkatkan kualitas penyelenggaraan melalui evaluasi juri serta penataran juri dan pelatih. Kejuaraan ini juga diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dengan cakupan peserta yang semakin luas.
Pembinaan atlet akuatik Kaltara selanjutnya diarahkan untuk mendukung target meraih sedikitnya dua medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Jakarta.













