TARAKAN – Kemunculan buaya di kawasan pesisir Pantai Amal Baru mulai memicu keresahan warga. Predator liar itu disebut beberapa kali terlihat muncul di sekitar perairan dangkal hingga mendekati area aktivitas masyarakat, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga pesisir, khususnya petani rumput laut.
Ancaman itu bukan tanpa alasan. Sejumlah warga mengaku mulai merasa waswas saat turun ke laut maupun beraktivitas di sekitar pesisir. Selain dikhawatirkan mengancam keselamatan manusia, keberadaan buaya juga ditakutkan memangsa hewan ternak milik warga yang berada tidak jauh dari kawasan pantai.
Merespons laporan masyarakat terkait kemunculan buaya pada Rabu (29/4/2026), Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Tarakan bergerak cepat melakukan langkah antisipasi. Personel Sat Polairud turun langsung meninjau lokasi pada Sabtu (2/5/2026) guna menentukan titik strategis pemasangan himbauan bahaya.
Keesokan harinya, Minggu (3/5/2026), personel Sat Polairud bersama masyarakat pesisir memasang spanduk peringatan di kawasan depan Mako Marinir Pantai Amal Baru. Spanduk tersebut dipasang sebagai bentuk peringatan dini agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pantai.
Situasi ini membuat kewaspadaan warga meningkat. Apalagi Pantai Amal selama ini menjadi lokasi aktivitas nelayan dan petani rumput laut yang hampir setiap hari turun ke perairan.
“Sudah beberapa kali terlihat. Warga jadi takut turun ke laut terlalu jauh karena khawatir buaya muncul tiba-tiba,” ujar salah seorang warga pesisir.
Selain itu, warga juga khawatir keberadaan buaya semakin mendekati permukiman dan area ternak. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mulai membatasi aktivitas di sekitar pesisir, terutama pada waktu tertentu.
Pemasangan spanduk dilakukan oleh personel Sat Polairud yang terdiri dari Aiptu Sunarko, Bripka Sofyan, Brigpol Hadi P., S.H., dan Bripda Anton. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Melalui langkah antisipasi tersebut, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pesisir Pantai Amal, mengingat kemunculan buaya masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu.












