TANJUNG SELOR – Upaya menumbuhkan minat wirausaha di kalangan generasi muda terus menjadi perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Utara. Tahun ini, Dispora Kaltara kembali menyiapkan pelatihan kewirausahaan pemuda yang akan dipusatkan di Malinau dan Kabupaten Tana Tidung.
Kepala Dispora Kaltara, Saiful Bachry mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membangun keberanian pemuda dalam memulai usaha mandiri.
“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagaimana kami ingin menumbuhkan pola pikir dan keberanian anak muda untuk mulai mencoba usaha sendiri. Kami ingin pemuda di Kaltara tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” ujarnya belum lama ini.
Pelatihan direncanakan berlangsung bulan depan dengan jumlah peserta sekitar 40 orang yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Sasaran kegiatan difokuskan kepada pemuda usia produktif yang memiliki minat belajar berwirausaha.
Menurut Saiful, program kewirausahaan yang dijalankan Dispora selama ini lebih menitikberatkan pada penumbuhan minat usaha dibanding mengejar hasil instan. Meski demikian, sejumlah peserta dari pelatihan sebelumnya mulai mencoba membuka usaha secara mandiri.
Ia menilai, tren usaha yang dekat dengan kehidupan anak muda menjadi salah satu peluang yang perlu terus dikembangkan. Pada pelatihan tahun sebelumnya, Dispora Kaltara mengangkat tema usaha kopi yang mendapat respons positif dari peserta.
“Kami melihat usaha seperti coffee shop cukup dekat dengan anak muda sekarang. Karena itu tema-tema pelatihan juga kami sesuaikan dengan perkembangan dan peluang usaha yang sedang diminati,” katanya.
Saifil menambahkan, dukungan yang diberikan Dispora saat ini masih berupa pelatihan dan pembinaan peningkatan kapasitas. Sedangkan bantuan modal usaha belum masuk dalam program yang dijalankan.
“Kami sementara fokus memberikan bekal pengetahuan dan pembinaan dulu. Harapannya setelah mengikuti pelatihan, para pemuda punya keyakinan dan semangat untuk memulai usaha secara mandiri,” tutupnya.













