TARAKAN – Semangat pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara Tahun 2026 mulai terasa di Kota Tarakan. Ditandai dengan pelepasan kirab obor dari halaman Rumah Jabatan Wali Kota Tarakan, Sabtu pagi (16/5/2026), rangkaian Porwada resmi dimulai dengan target besar mempertahankan dominasi kontingen Tarakan sebagai juara umum.
Kirab obor tersebut dilepas sebagai simbol dimulainya perjalanan panjang menuju pelaksanaan Porwada II yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Nunukan. Setelah dilepas, obor diarak mengelilingi Kota Tarakan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bulungan dan kembali finis di Nunukan selaku tuan rumah.
Suasana pelepasan berlangsung meriah. Sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), wartawan, hingga perwakilan pemerintah daerah turut hadir memberi dukungan terhadap agenda olahraga insan pers terbesar di Kalimantan Utara tersebut.
Ketua PWI Kota Tarakan, Andi Muhammad Rizal mengatakan kirab obor bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dimulainya perjuangan para wartawan menuju kompetisi olahraga dua tahunan itu.
“Hari ini kita menggelar kegiatan kirab obor, yang mana kirab ini merupakan titik mula ataupun gerbang menuju Pekan Olahraga Wartawan Daerah yang akan dipusatkan di Nunukan untuk tahun ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, Tarakan datang ke Porwada II dengan motivasi besar untuk mempertahankan gelar juara umum yang berhasil diraih saat menjadi tuan rumah pada pelaksanaan sebelumnya.
“Porwada ini merupakan Porwada kedua yang digelar oleh SIWO PWI Kaltara. Dua tahun lalu kita menjadi tuan rumah dan Alhamdulillah berhasil menjadi juara umum,” katanya.
Menurut Rizal, capaian tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh kontingen Tarakan. Ia berharap para atlet wartawan dapat menjaga kekompakan dan semangat bertanding agar prestasi itu tetap bertahan di Bumi Paguntaka.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Alias, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Tarakan terhadap pelaksanaan Porwada II Kaltara. Ia juga menyampaikan salam dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas luar daerah.
“Atas nama pemerintah daerah tentu kami sangat mendukung dan merasa bangga atas adanya kegiatan ini,” ucapnya.
Ia menilai Porwada bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga ruang memperkuat hubungan antarsesama wartawan di Kalimantan Utara. Di sisi lain, prestasi Tarakan pada Porwada sebelumnya diharapkan dapat kembali terulang.
“Prestasi tahun lalu luar biasa bahkan menjadi juara umum. Kita berharap pada kesempatan ini bisa dipertahankan dan kalau bisa poin-poin prestasi tersebut dapat ditingkatkan,” tuturnya.
Alias juga mengingatkan para peserta agar mempersiapkan kondisi fisik secara maksimal sebelum bertanding di Nunukan nanti. Menurutnya, kesiapan stamina dan mental menjadi faktor penting dalam menjaga performa selama pertandingan berlangsung.
“Sebagai atlet tentu harus menjaga stamina, kesehatan, istirahat yang cukup, memperhatikan makanan bergizi, serta melakukan latihan-latihan kecil untuk menghadapi Porwada. Yang paling penting jangan menganggap enteng lawan dan tetap mengedepankan sportivitas,” pesannya.
Dukungan serupa datang dari Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan, Agustina. Ia menyebut Porwada memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi olahraga karena menjadi ruang silaturahmi bagi insan pers di Kalimantan Utara.
“Porwada ini mungkin bukan sekadar bertanding, tetapi menjadi lebarannya para wartawan. Ini ajang silaturahmi dan persaudaraan. Menang dan kalah adalah hal biasa, tetapi persaudaraan harus terus ditingkatkan,” katanya.
Ia berharap seluruh kontingen Tarakan dapat tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah selama mengikuti pertandingan di Nunukan nanti.
“Kami berharap semuanya sehat saat berangkat dan kembali juga dalam keadaan sehat dengan membawa prestasi sehingga kontingen Tarakan dapat kembali meraih juara umum pada Porwada II tahun 2026,” pungkasnya.













