TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung pelaksanaan Tabligh Akbar dalam rangkaian Kalimantan Utara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 sebagai upaya memperkuat literasi keagamaan masyarakat di era digital.
Kegiatan yang digelar di Halaman Islamic Center Tarakan, Minggu (26/4) malam tersebut dihadiri Gubernur Kaltara yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Bustan, SE., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Bustan menyampaikan selamat datang kepada Ustadz Das’ad Latif yang hadir memberikan tausiyah kepada masyarakat di Kaltara.
Ia juga mengapresiasi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan tabligh akbar sebagai penutup rangkaian KaShaFa 2026.
“KaShaFa ini adalah bentuk kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Kaltara,” ujar Bustan.
Selama pelaksanaan festival, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari kompetisi bernuansa syariah, seminar dan talkshow edukasi, hingga pasar murah yang bersinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga.
Bustan juga mengapresiasi partisipasi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam bazaar produk halal serta pelaksanaan sertifikasi dan pelatihan yang mendukung penguatan industri halal di Kaltara.
Ia menilai tema “Bijak Bermuamalah di Era Digital” sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan dan gaya hidup sesuai nilai-nilai Islam.
Bustan berharap tausiyah yang disampaikan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat keimanan masyarakat di Bumi Benuanta.
“Mari manfaatkan momentum ini untuk mempererat kebersamaan dan mengambil hikmah dari ilmu yang disampaikan,” pungkasnya.













