TARAKAN – Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melakukan kunjungan kerja ke Kota Tarakan untuk memantau kesiapan pelaksanaan program Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan implementasi program prioritas nasional tersebut berjalan optimal di daerah.
Dalam kunjungan tersebut, tim Direktorat PAUD melakukan pertemuan bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Tarakan, pengawas pendidikan, serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan PAUD. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari kondisi layanan PAUD, peningkatan angka partisipasi anak usia dini hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Irmina Rini, S.IP., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan pendidikan anak usia dini di daerah.
Menurutnya, program Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
“Program wajib belajar satu tahun prasekolah merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak. Melalui pendidikan usia dini yang berkualitas, anak akan memiliki kesiapan belajar yang lebih baik saat memasuki jenjang sekolah dasar,” ujarnya.
Selain melakukan diskusi, tim Direktorat PAUD juga meninjau berbagai aspek penyelenggaraan layanan pendidikan anak usia dini di Kota Tarakan. Pemantauan dilakukan terhadap ketersediaan satuan PAUD, kualitas proses pembelajaran, hingga dukungan pemerintah daerah dalam menjalankan program tersebut.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan akses serta mutu layanan PAUD. Dengan demikian, implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di Kota Tarakan dapat menjangkau lebih banyak anak usia dini dan memberikan fondasi pendidikan yang kuat sebelum memasuki sekolah dasar.
Pemerintah juga berharap program tersebut mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.













