TANJUNG SELOR – Keluhan masyarakat terhadap kualitas jaringan telekomunikasi di Kabupaten Bulungan menjadi perhatian Komisi I DPRD Kalimantan Utara. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Gerakan Masyarakat Bulungan (GEMA Bulungan), DPRD mendorong operator telekomunikasi segera meningkatkan kapasitas jaringan dan mempercepat pembangunan infrastruktur agar pelayanan publik maupun aktivitas ekonomi digital tidak lagi terganggu.
RDP yang digelar di Ruang Rapat DPRD Provinsi Kaltara, Senin (20/7), dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kaltara Alimuddin, ST. Pertemuan tersebut dihadiri anggota Komisi I, perangkat pemerintah daerah, perwakilan PT Telkom Indonesia, Telkomsel, Telkom Infrastruktur (Infranexia), GEMA Bulungan, serta KNPI Kalimantan Utara.
Dalam rapat itu, GEMA Bulungan menyampaikan berbagai aspirasi terkait kualitas jaringan telekomunikasi yang dinilai masih belum optimal, terutama di Tanjung Selor sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara. Kondisi tersebut disebut berdampak terhadap pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dunia usaha, hingga pengembangan ekonomi digital.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Komisi I DPRD Kaltara bersama seluruh pihak yang hadir menyepakati untuk mendorong PT Telkom Indonesia dan PT Telkomsel meningkatkan kapasitas jaringan, menambah infrastruktur telekomunikasi, meningkatkan kapasitas Base Transceiver Station (BTS), serta mempercepat pembangunan jaringan fiber optik di wilayah yang masih mengalami keterbatasan layanan.
Komisi I DPRD Kaltara menegaskan akan terus mengawal realisasi peningkatan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Bulungan. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan komunikasi dan internet yang lebih cepat, merata, dan berkualitas sehingga dapat mendukung pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Kalimantan Utara.













