TARAKAN – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 menunjukkan capaian positif bagi dunia pendidikan di Kota Tarakan. Dinas Pendidikan Kota Tarakan mencatat hasil TKA peserta didik di daerah ini menjadi yang tertinggi di Kalimantan Utara dan masuk dalam jajaran daerah dengan capaian terbaik secara nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Tarakan terus mengalami peningkatan dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi yang diterima pihaknya, posisi Tarakan berada di atas rata-rata capaian Kalimantan Utara dan mampu bersaing dengan sejumlah daerah lain di Indonesia.
“Kalau dibandingkan kabupaten dan kota di Kalimantan Utara, hasil TKA Tarakan masih yang tertinggi. Bahkan secara nasional posisi kita cukup baik,” ujarnya.
Tamrin menjelaskan, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, rata-rata nilai peserta didik Tarakan berada pada kisaran 60-an poin. Sementara untuk mata pelajaran matematika masih berada pada kisaran 40-an poin.
Meski demikian, hasil tersebut dinilai masih menjadi pekerjaan rumah bersama karena kemampuan numerasi peserta didik secara nasional juga masih tergolong rendah.
Menurutnya, capaian TKA tidak hanya mencerminkan kemampuan siswa, tetapi juga menjadi gambaran kualitas proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah.
Karena itu, peningkatan kompetensi guru tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong mutu pendidikan.
“Kalau ingin meningkatkan kualitas murid, maka kualitas gurunya harus lebih dulu ditingkatkan. Guru yang baik akan menghasilkan proses pembelajaran yang baik,” katanya.
Selain peningkatan kualitas tenaga pendidik, Disdik Tarakan juga terus mendorong perbaikan sarana dan prasarana pendidikan agar mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.
Berbagai program pelatihan guru, bimbingan teknis, hingga kerja sama dengan lembaga pendidikan juga terus dilakukan untuk memperkuat kompetensi tenaga pengajar, khususnya dalam peningkatan kemampuan literasi dan numerasi.
Tamrin menilai capaian TKA tersebut menjadi modal penting bagi Tarakan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Ia berharap hasil yang diperoleh dapat memotivasi sekolah, guru maupun peserta didik agar terus meningkatkan prestasi akademik.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak Tarakan mampu bersaing. Tinggal bagaimana kita terus meningkatkan kualitas pembelajaran supaya hasilnya semakin baik ke depan,” pungkasnya.












