Jumat, Agustus 7, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home DPRD Kaltara

DPRD Usul Beasiswa Unggul Dibuka untuk Semua, Tanpa Kuota Khusus

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Tamara Moriska

Redaksi by Redaksi
6 Agustus 2026
in DPRD Kaltara, Parlementer, Pendidikan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Polemik pelaksanaan Beasiswa Unggul 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) belum berakhir. Berbagai keluhan masyarakat yang bermunculan membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara mulai menyiapkan langkah evaluasi agar program bantuan pendidikan tersebut dinilai lebih adil dan tidak lagi menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat.

 

Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Tamara Moriska mengatakan, hasil rapat evaluasi yang digelar di Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltara di Tarakan, Kamis (6/8), menghasilkan sejumlah rekomendasi. Salah satunya mendorong agar skema beasiswa ke depan tidak lagi menggunakan pembagian kuota atau “kotak khusus”, melainkan dibuka secara umum bagi seluruh calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan.

 

Meski demikian, Tamara menegaskan proses seleksi Beasiswa Unggul 2026 yang saat ini sedang berlangsung tidak mungkin dihentikan karena tahapan sudah berjalan.

 

“Yang paling penting sekarang kami akan melakukan evaluasi. Apakah asas keadilan sudah ada di situ, transparansi juga terhadap sisa pelaksanaannya,” ujarnya.

 

Ia menepis usulan penghentian program yang sempat muncul dalam pembahasan. Menurutnya, langkah tersebut justru akan memunculkan persoalan baru.

 

“Ditahan, dihentikan, itu nggak mungkin karena proses tahapan sudah berlanjut. Kalau misalnya kami memberhentikan, pasti akan timbul polemik baru lagi. Kenapa tiba-tiba dihentikan,” tegas legislator asal Kabupaten Nunukan itu.

 

Menurut Tamara, keterbatasan kemampuan keuangan daerah seharusnya tidak menjadi alasan untuk membatasi kesempatan mahasiswa melalui pembagian kelompok tertentu. Ia menilai sistem seleksi terbuka jauh lebih memberikan rasa keadilan.

 

“Memungkinkan, kalau misalnya tidak usah buka kotak khusus, umum aja langsung semua. Jadi nggak ada keberpihakan,” katanya.

 

“Kalau misalnya memang dengan kondisi keuangan yang ada sekarang ini, mintanya kalau bisa umum aja, jadi terbuka untuk siapapun yang mau mendaftar. Tentu dengan persyaratan yang ada,” sambungnya.

 

Usulan tersebut, lanjut Tamara, muncul setelah Komisi IV menerima banyak keluhan dari masyarakat di berbagai daerah. Bahkan hingga sehari sebelum rapat, dirinya masih mendapat pesan dari warga yang merasa ada daerah maupun kampus tertentu kurang memperoleh perhatian.

 

“Jujur, perkemarin saja saya masih terima WA, katanya Nunukan dianaktirikan, di kampus lokal dianaktirikan dan lain sebagainya. Itu kan yang menimbulkan polemik di masyarakat yang kami berusaha tekan,” ungkapnya.

 

Selain pemerataan akses, Komisi IV juga meminta proses seleksi dilakukan secara lebih transparan. Tamara menilai sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dapat dijadikan contoh karena peserta bisa memantau secara langsung perkembangan hasil seleksi.

 

“Berkaca dari proses SPMB, mereka transparan banget ya. Bisa kita lihat mana yang udah kepental, mana yang udah kecoret,” ujarnya.

 

“Di zaman sekarang teknologi makin canggih. Pasti ada metode aplikasi yang bisa diinovasi pemerintah. Kalau Dinas Pendidikan bisa menerapkan itu dalam SPMB, kenapa Kesra nggak bisa untuk beasiswa. Jadi mahasiswa juga tidak bergantung menunggu informasi, tetapi bisa langsung menyiapkan plan B,” tambahnya.

 

Komisi IV juga menyoroti pentingnya keterwakilan penerima dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara agar penyaluran beasiswa tidak terkesan didominasi wilayah tertentu. Sementara terkait kemungkinan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026, Tamara mengaku hingga kini belum memperoleh informasi yang mengarah ke sana.

 

Untuk menuntaskan evaluasi, Komisi IV akan menggelar rapat lanjutan dengan melibatkan Biro Pemerintahan, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perguruan tinggi yang selama ini menjalin nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Sementara itu, proses pendaftaran dan seleksi Beasiswa Unggul 2026 tetap berjalan hingga seluruh tahapan selesai.

Previous Post

Speedboat Rute Tanjung Selor–Tarakan Terbakar di Perairan Salimbatu

Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

DPRD Usul Beasiswa Unggul Dibuka untuk Semua, Tanpa Kuota Khusus

6 Agustus 2026

Speedboat Rute Tanjung Selor–Tarakan Terbakar di Perairan Salimbatu

6 Agustus 2026

Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Salurkan Alsintan untuk Para Kelompok Tani Desa Sajau

6 Agustus 2026

Sinergi Pengawasan Potensi Daerah, Ketua PURT DPD RI Hasan Basri Sambangi Kejaksaan Tinggi Kaltara

6 Agustus 2026

Recent News

DPRD Usul Beasiswa Unggul Dibuka untuk Semua, Tanpa Kuota Khusus

6 Agustus 2026

Speedboat Rute Tanjung Selor–Tarakan Terbakar di Perairan Salimbatu

6 Agustus 2026

Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Salurkan Alsintan untuk Para Kelompok Tani Desa Sajau

6 Agustus 2026

Sinergi Pengawasan Potensi Daerah, Ketua PURT DPD RI Hasan Basri Sambangi Kejaksaan Tinggi Kaltara

6 Agustus 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com