Guru BK Didorong Tingkatkan Kompetensi Demi Perkuat Layanan bagi Peserta Didik
TARAKAN – Upaya meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi guru. Guru BK dinilai memiliki peran penting dalam mendampingi perkembangan akademik, sosial, hingga pembentukan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
Dinas Pendidikan Kota Tarakan melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan dan Sarana (PKS) menggelar Diseminasi Pengembangan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (PKG BK) pada 23–24 Juni 2026 di SD Negeri 012 Tarakan. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para guru BK untuk berbagi pengalaman, praktik baik, sekaligus memperkuat kapasitas dalam memberikan layanan yang lebih efektif kepada peserta didik.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai materi terkait penguatan layanan bimbingan dan konseling yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini. Selain itu, para guru juga diajak berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di sekolah serta strategi penanganannya.
Dinas Pendidikan Kota Tarakan menilai peningkatan kompetensi guru BK harus dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan yang diberikan mampu menjawab kebutuhan peserta didik yang semakin beragam.
“Dengan adanya kegiatan diseminasi ini, kami berharap guru bimbingan dan konseling dapat terus meningkatkan kompetensinya, saling berbagi praktik baik, serta mampu memberikan layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui penguatan kompetensi guru BK, Dinas Pendidikan Kota Tarakan berharap kualitas layanan bimbingan dan konseling di seluruh satuan pendidikan semakin optimal, sehingga mampu mendukung terwujudnya peserta didik yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Guru BK yang hebat akan melahirkan peserta didik yang kuat, mandiri, dan berkarakter. Karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tarakan,” tutupnya.













