Minggu, Juni 7, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Kaltara

Kebijakan Tak Sinkron Hambat Ekspor Perikanan Langsung Dari Tarakan

Redaksi Headlineku by Redaksi Headlineku
7 Juni 2026
in Kaltara, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Upaya mendorong ekspor langsung komoditas perikanan dari Kota Tarakan ke pasar internasional dinilai masih menghadapi berbagai kendala administratif. Pelaku usaha di Kalimantan Utara (Kaltara) menyoroti belum sinkronnya sejumlah regulasi dan sistem perizinan yang menjadi syarat dalam proses ekspor, sehingga berpotensi menghambat daya saing daerah perbatasan tersebut.

 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Utara, Peter, mengungkapkan hingga saat ini masih terdapat perbedaan penerapan aturan antara lembaga karantina dengan instansi teknis lain yang menangani sertifikasi mutu hasil perikanan.

 

Menurutnya, produk yang telah mengantongi sertifikat karantina masih kerap diminta melengkapi dokumen tambahan berupa Sertifikat Hasil Mutu dan Keamanan Produk (SHMKP) dari balai mutu, meskipun barang yang akan diekspor telah memenuhi persyaratan dasar.

 

“Yang jadi masalah, sudah ada sertifikat karantina yang jelas, barangnya juga jelas, tapi masih diminta lagi sertifikat dari Balai Mutu seperti SHMKP. Itu yang bikin kami bingung,” ujarnya.

 

Peter menjelaskan, perannya dalam rantai bisnis ekspor hanya sebagai penghubung antara pemasok lokal dengan pembeli di Hong Kong. Karena tidak melakukan proses pengolahan produk perikanan, dirinya menilai sejumlah persyaratan seperti Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) maupun Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) seharusnya tidak dibebankan kepadanya.

 

“Saya ini bukan pengolah. Saya hanya bantu supaya barang dari supplier bisa ketemu buyer di Hong Kong. Tapi kalau satu instansi bilang cukup karantina, sementara yang lain meminta sertifikat mutu tambahan, tentu menjadi persoalan bagi kami,” katanya.

 

Ia menilai ketidakjelasan tersebut perlu segera dibenahi agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan jalur ekspor langsung dari Tarakan.

 

“Kalau ini tidak diselesaikan, pengusaha bisa saja beralih lewat Tawau karena lebih simpel dari sisi proses,” tegasnya.

 

Selain persoalan sertifikasi, hambatan juga dirasakan dalam proses pengurusan perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Pelaku usaha lainnya, Adi, menyebut sejumlah izin masih tertahan karena menunggu persetujuan teknis dari berbagai instansi.

 

Menurutnya, salah satu kendala terbesar adalah proses Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) yang hingga kini belum dapat diselesaikan meskipun pengajuan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

 

“Kalau dari kami pelaku usaha, kendalanya di OSS. Sudah berbulan-bulan kami urus, tapi belum selesai karena masih menunggu instruksi teknis, termasuk PKKPR dan zonasi. Jadi secara sistem masih tersendat,” ujarnya.

 

Adi berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi teknis terkait dapat segera menyelaraskan regulasi dan mekanisme perizinan agar tidak menjadi penghambat investasi maupun ekspor di wilayah perbatasan.

 

Menurutnya, dunia usaha pada prinsipnya siap memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku, namun membutuhkan kepastian dan keseragaman aturan di lapangan.

 

“Kami tidak menolak aturan. Semua mau kami ikuti, SKP, HACCP, semuanya. Tapi sistemnya harus sinkron antara pusat, daerah, dan instansi teknis supaya tidak menghambat usaha di lapangan,” pungkasnya.

Previous Post

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

Redaksi Headlineku

Redaksi Headlineku

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Kebijakan Tak Sinkron Hambat Ekspor Perikanan Langsung Dari Tarakan

7 Juni 2026

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

7 Juni 2026

Pengusaha Sapi Desak Penataan Tata Niaga Ternak di Tarakan

6 Juni 2026

Piala Gubernur Futsal Jadi Ajang Pembuktian, Dispora Ajak Pelajar Berani Tampil

6 Juni 2026

Recent News

Kebijakan Tak Sinkron Hambat Ekspor Perikanan Langsung Dari Tarakan

7 Juni 2026

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

7 Juni 2026

Pengusaha Sapi Desak Penataan Tata Niaga Ternak di Tarakan

6 Juni 2026

Piala Gubernur Futsal Jadi Ajang Pembuktian, Dispora Ajak Pelajar Berani Tampil

6 Juni 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com