Minggu, Juni 7, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Kaltara

Pengusaha Sapi Desak Penataan Tata Niaga Ternak di Tarakan

Redaksi Headlineku by Redaksi Headlineku
6 Juni 2026
in Kaltara, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Sejumlah pelaku usaha sapi di Kota Tarakan meminta pemerintah daerah turun tangan menata tata niaga dan distribusi ternak yang dinilai belum berjalan secara terbuka dan kompetitif. Mereka menilai diperlukan regulasi yang lebih jelas untuk menciptakan iklim usaha yang sehat serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pemasok maupun pedagang sapi.

 

Ketua Koperasi Sahabat Maju Sejahtera (SMS) Tarakan, Syamsurijal, mengatakan selama ini masih terdapat keluhan dari sejumlah pemasok terkait mekanisme distribusi sapi yang masuk ke Tarakan. Menurutnya, proses distribusi dinilai masih terkonsentrasi pada pihak tertentu sehingga menyulitkan pelaku usaha lain untuk terlibat secara langsung dalam rantai pemasokan ternak.

 

“Kami berharap tata kelola distribusi sapi dapat dibuat lebih terbuka sehingga seluruh pelaku usaha memiliki akses dan kesempatan yang sama dalam menjalankan usahanya,” katanya.

 

Ia menjelaskan, Tarakan selama ini menjadi salah satu daerah tujuan pemasokan sapi dari berbagai wilayah, termasuk Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Namun, menurutnya, sejumlah pemasok mengeluhkan adanya biaya tambahan dalam proses distribusi yang berdampak pada meningkatnya biaya usaha.

 

Selain itu, terdapat laporan dari beberapa pemasok yang mengaku kesulitan mengelola distribusi ternak secara mandiri karena terbatasnya akses terhadap sarana pendukung distribusi. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan ketergantungan pada satu jalur distribusi tertentu.

 

Menurut Syamsurijal, koperasi yang dipimpinnya selama ini turut membantu pelaku usaha dalam pengurusan berbagai dokumen perizinan, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga izin pemasukan ternak. Karena itu, ia berharap para pelaku usaha yang telah memenuhi ketentuan dapat menjalankan usahanya dengan lebih leluasa.

 

“Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan. Yang kami dorong adalah adanya aturan yang jelas sehingga semua berjalan sesuai ketentuan dan pelaku usaha dapat bersaing secara sehat,” ujarnya.

 

Koperasi SMS juga mendorong pemerintah untuk menyusun regulasi yang mengatur alur pemasukan, distribusi hingga pemasaran ternak secara lebih rinci. Dengan adanya aturan yang jelas, diharapkan pengawasan dapat dilakukan lebih efektif serta memberikan kepastian bagi seluruh pelaku usaha yang bergerak di sektor peternakan.

 

“Kami berharap pemerintah dapat memfasilitasi penyusunan aturan yang memberikan kepastian usaha dan menciptakan persaingan yang sehat. Tujuannya bukan untuk membatasi siapa pun, tetapi agar tata niaga ternak di Tarakan berjalan lebih transparan, tertib, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Previous Post

Piala Gubernur Futsal Jadi Ajang Pembuktian, Dispora Ajak Pelajar Berani Tampil

Next Post

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

Redaksi Headlineku

Redaksi Headlineku

Next Post

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

7 Juni 2026

Pengusaha Sapi Desak Penataan Tata Niaga Ternak di Tarakan

6 Juni 2026

Piala Gubernur Futsal Jadi Ajang Pembuktian, Dispora Ajak Pelajar Berani Tampil

6 Juni 2026

Hasan Basri Pimpin Rapat PURT DPD RI, Tekankan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan

6 Juni 2026

Recent News

Muswil IPM Kaltara, Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI

7 Juni 2026

Pengusaha Sapi Desak Penataan Tata Niaga Ternak di Tarakan

6 Juni 2026

Piala Gubernur Futsal Jadi Ajang Pembuktian, Dispora Ajak Pelajar Berani Tampil

6 Juni 2026

Hasan Basri Pimpin Rapat PURT DPD RI, Tekankan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan

6 Juni 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com