TARAKAN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara (Dispora Kaltara) terus mendorong lahirnya kompetisi olahraga yang berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet di daerah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara pada Penutupan North Borneo Fight Series I di Kota Tarakan, Minggu (26/7).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Utara yang menegaskan bahwa North Borneo Fight Series merupakan lebih dari sekadar sebuah kejuaraan. Ajang ini diharapkan menjadi ruang pembinaan atlet, pembentukan karakter generasi muda, serta wahana memperkuat budaya sportivitas, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
Dispora Kalimantan Utara memandang penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga prestasi. Melalui kompetisi yang berkualitas, proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah sehingga mampu melahirkan petinju-petinju potensial yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain mendukung peningkatan prestasi olahraga, Dispora Kaltara juga menilai penyelenggaraan kejuaraan olahraga memiliki dampak yang luas terhadap pembangunan daerah. Kehadiran atlet, ofisial, dan masyarakat dari berbagai wilayah turut menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pariwisata, sehingga olahraga menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Kepala Dinas, seluruh atlet juga diajak untuk terus menjunjung tinggi nilai sportivitas, menghormati lawan, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran menuju prestasi yang lebih tinggi. Mengakhiri rangkaian kegiatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara secara resmi menutup North Borneo Fight Series I dan berharap kejuaraan tersebut dapat terus berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang memperkuat pembinaan tinju sekaligus menjadi kebanggaan olahraga.












