TARAKAN – SD Negeri 043 Tarakan ambil bagian dalam memeriahkan Pawai Budaya Iraw Tengkayu XV Kota Tarakan yang digelar pada Sabtu (4/7). Dalam kegiatan tersebut, sekolah menampilkan dua mobil hias dengan tema Daur Ulang dan Hasil Pertanian sebagai bentuk edukasi sekaligus apresiasi terhadap potensi daerah.
Kedua mobil hias itu dirancang dengan konsep yang berbeda. Tema Daur Ulang mengangkat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan barang-barang bekas menjadi karya yang bernilai. Sementara tema Hasil Pertanian menampilkan kekayaan sektor pertanian sebagai salah satu potensi yang dimiliki daerah.
Kepala SD Negeri 043 Tarakan, Yulianus Bassi, S.Sos., S.Pd., mengatakan keikutsertaan sekolah dalam pawai budaya tersebut bukan sekadar memeriahkan rangkaian Festival Iraw Tengkayu, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik.
“Keikutsertaan ini menjadi wadah bagi siswa, guru, dan staf untuk menumbuhkan kreativitas, semangat gotong royong, serta rasa cinta terhadap budaya dan pembangunan Kota Tarakan,” ujarnya.
Menurutnya, proses persiapan mobil hias dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk belajar bekerja sama, berkreasi, sekaligus memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menghargai potensi daerah.
Ia berharap partisipasi SDN 043 Tarakan dalam Pawai Iraw Tengkayu XV dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus mencintai budaya lokal, peduli terhadap lingkungan, dan bangga terhadap kekayaan yang dimiliki Kota Tarakan.













