TARAKAN – Potensi kelautan dan maritim Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Namun, pemanfaatan sumber daya laut tersebut diminta tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keberlangsungan ekosistem agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Tamara Moriska, mengatakan wilayah Kaltara memiliki kawasan pesisir dan sumber daya kelautan yang cukup besar. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk mengembangkan sektor maritim secara lebih optimal.
Menurutnya, laut memiliki posisi strategis bagi Indonesia. Karena itu, pengelolaan potensi kelautan di Kaltara juga perlu dilakukan dengan pendekatan yang berkelanjutan dan tidak mengabaikan aspek lingkungan.
“Laut adalah bagian dari jati diri dan kekuatan Indonesia. Mari bersama menjaga kelestarian laut, mengembangkan potensi maritim, serta menjadikan Indonesia sebagai bangsa maritim yang tangguh dan berdaya saing,” kata Tamara.
Ia menilai pengembangan sektor maritim tidak cukup hanya dengan melihat besarnya potensi ekonomi yang dapat dihasilkan. Pemerintah dan masyarakat juga perlu memastikan aktivitas pemanfaatan sumber daya laut tidak merusak ekosistem yang menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir.
Menurutnya, kelestarian lingkungan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kebijakan pengelolaan sumber daya laut. Dengan begitu, potensi kelautan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga tetap tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.
Tamara menekankan perlunya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut. Pemerintah memiliki peran dalam memastikan kebijakan dan pengawasan berjalan, sementara masyarakat juga diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan pesisir dan laut.
“Dari laut, Indonesia tumbuh. Dari maritim, Indonesia berjaya,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap semangat tersebut dapat diterapkan dalam pengelolaan potensi maritim di Kaltara. Pengembangan sektor kelautan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan lingkungan sehingga pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya laut.
“Pengembangan sektor kelautan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan dan keberlangsungan sumber daya bagi generasi berikutnya,” pungkasnya.












