TARAKAN – Pengembangan olahraga berbasis alam di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara mengingatkan agar kegiatan trail run yang memanfaatkan kawasan hutan dan alam tidak justru meninggalkan persoalan baru berupa sampah maupun kerusakan lingkungan.
Kepala Dispora Kaltara Bustan mengatakan, kegiatan trail run ke depan diharapkan tidak hanya digelar di Kota Tarakan. Sejumlah wilayah lain seperti Kabupaten Malinau memiliki potensi alam yang dapat menjadi lokasi kegiatan dengan karakter medan yang lebih menantang.
“Kita harap bukan hanya diadakan di Kota Tarakan, tapi juga di beberapa kabupaten seperti Kabupaten Malinau yang tentu medannya lebih menantang lagi, lebih alami lagi. Di situ kita bisa melihat keindahan alam yang masih virgin,” katanya.
Menurut Bustan, semakin banyak kegiatan olahraga yang digelar di kawasan alam, semakin besar pula tanggung jawab seluruh pihak untuk menjaga kelestariannya. Peserta maupun penyelenggara diharapkan tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kawasan hutan selama kegiatan berlangsung.
“Ketika kita menjaga lingkungan, menjaga hutan, maka kita akan terhindar dari bencana, misalnya banjir atau mungkin sekarang yang lagi tren adalah karhutla,” pungkas Bustan.













