TANJUNG SELOR – Tantangan menjaga persatuan tidak hanya muncul dari perbedaan di tengah masyarakat, tetapi juga dari derasnya arus informasi di ruang digital. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penguatan kembali nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu menjadi salah satu perhatian Anggota DPR RI Hj. Rahmawati saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat di Tanjung Selor, Senin (14/9).
Menurut Rahmawati, pemahaman terhadap nilai kebangsaan tidak cukup hanya sebatas pengetahuan. Nilai tersebut perlu diterapkan dalam sikap dan perilaku masyarakat, terutama dalam menyikapi perbedaan.
“Empat Pilar bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus menjadi nilai yang kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila harus hadir dalam sikap kita, dalam cara kita menghargai perbedaan, bergotong royong, dan menjaga persatuan,” ujar Rahmawati.
Empat Pilar MPR RI yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Rahmawati menilai penguatan nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting bagi masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Selain memiliki keberagaman masyarakat, Kaltara juga merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Karena itu, menurutnya, kesadaran menjaga persatuan perlu tumbuh dari lingkungan paling dekat. Keluarga, lingkungan masyarakat, hingga generasi muda dinilai memiliki peran dalam mempertahankan semangat kebangsaan.
Perhatian juga diarahkan pada penggunaan media sosial. Rahmawati mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Jangan sampai perbedaan pilihan, pendapat, atau latar belakang membuat kita terpecah. Kita boleh berbeda, tetapi kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Inilah semangat Bhinneka Tunggal Ika yang harus terus kita jaga,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diberi ruang untuk menyampaikan pandangan dan persoalan yang dihadapi. Dialog secara langsung dinilai penting agar sosialisasi tidak hanya berlangsung satu arah.
Rahmawati mengatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi bagian dari masukan dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI.
Ia berharap Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dapat memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mendorong masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan.
“Dari Tanjung Selor kita terus kobarkan semangat kebangsaan. Mari kita rawat Pancasila, tegakkan konstitusi, jaga NKRI, dan hormati keberagaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.












