TARAKAN – Kesempatan membawa nama Kalimantan Utara (Kaltara) ke ajang pertukaran pemuda internasional mulai diperebutkan. Sembilan peserta mengikuti seleksi Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tingkat Provinsi Kaltara.
Seleksi dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltara dan diikuti sembilan peserta dari 17 pendaftar yang tercatat. Peserta harus melewati sejumlah tahapan penilaian untuk menentukan siapa yang paling layak melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
Aspek yang diuji cukup beragam. Mulai dari community development atau pengembangan masyarakat, wawasan kebangsaan, agama dan karakter, psikologi, bahasa Inggris, kemampuan komunikasi, seni budaya, hingga tes potensi akademik.
Penilaian tersebut diarahkan untuk melihat kemampuan peserta secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga wawasan, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, karakter, serta kesiapan berinteraksi dalam lingkungan lintas negara.
Dari seleksi tingkat provinsi ini, panitia akan menetapkan tiga peserta terbaik untuk mengikuti seleksi tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Pada tahapan nasional, satu peserta terbaik nantinya akan dipilih untuk mewakili Kaltara dalam Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP).
Pemerintah Provinsi Kaltara berharap peserta yang terpilih mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pengalaman dan jejaring sekaligus memperkenalkan potensi daerah di tingkat internasional.
Peserta yang nantinya berhasil melaju hingga program internasional juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya di Kaltara untuk mengembangkan kapasitas dan berani mengambil peluang di tingkat global.













