TARAKAN – Hujan yang mulai turun di Tarakan menjadi peluang bagi Pemadam Kebakaran (PMK) untuk menambah cadangan air yang digunakan dalam penanganan kebakaran. Sebelumnya, kondisi kemarau selama beberapa bulan membuat sumber air yang dimanfaatkan untuk operasional PMK mengalami keterbatasan.
Kepala Satpol PP dan PMK Kota Tarakan, Sofyan mengatakan, salah satu lokasi yang terdampak kondisi tersebut berada di Markas Komando (Mako) Kampung Satu. Di lokasi itu, kebutuhan operasional PMK selama ini ditunjang air hasil olahan air bersih Pertamina.
Kondisi kemarau membuat pemanfaatan sumber air tersebut tidak lagi leluasa. Karena itu, turunnya hujan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengisi penampungan yang ada di lingkungan Mako.
“Selama kemarau air baku mengalami keterbatasan,” kata Sofyan, Selasa (15/9/2026).
Menurut Sofyan, peluang menampung air hujan perlu dimaksimalkan. Bukan hanya mengandalkan hujan yang turun, tetapi juga memastikan fasilitas yang tersedia mampu mengalirkannya ke tempat penampungan.
Salah satu bagian yang perlu dibenahi adalah sistem talang air di Mako Kampung Satu. Dengan kondisi talang yang baik, air hujan dapat diarahkan dan dikumpulkan sehingga tidak langsung terbuang.
“Pembenahan sarana dan prasarana seperti penanganan talang air agar dapat menampung air hujan secara maksimal,” tuturnya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapan PMK dalam menghadapi kondisi darurat. Sebab, ketika terjadi kebakaran, kebutuhan air harus tersedia bersamaan dengan kesiapan personel dan armada yang dikerahkan ke lokasi.
Sofyan berharap kondisi cuaca ke depan semakin mendukung sehingga penampungan dapat kembali terisi. Air hujan yang terkumpul nantinya dapat menjadi tambahan untuk mendukung operasional, terutama ketika sumber air lain kembali mengalami tekanan akibat kondisi cuaca.
Selain pembenahan fasilitas, pihaknya juga terus memperhatikan kesiapan sarana pendukung di Mako Kampung Satu. Hal ini dilakukan agar ketika terjadi kebakaran, proses penanganan dapat dilakukan tanpa terkendala persoalan pendukung.
Dengan memanfaatkan setiap peluang saat hujan turun, PMK berharap cadangan untuk kebutuhan pemadaman dapat dipersiapkan lebih baik. Langkah tersebut sekaligus menjadi antisipasi apabila kondisi kering kembali terjadi dalam beberapa waktu ke depan.












