TANJUNG SELOR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan atlet daerah melalui pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gulat Kaltara 2026 yang berlangsung di Kabupaten Bulungan pada 8 hingga 10 Mei lalu.
Ajang tersebut diikuti sebanyak 126 atlet dari lima kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara. Kejuaraan itu dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan sekaligus membuka ruang kompetisi bagi atlet daerah.
Perwakilan Dispora Kaltara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari atlet, pelatih, official, panitia hingga pengurus cabang olahraga yang turut mendukung jalannya kejuaraan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada atlet, pelatih, official, panitia, serta semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan baik,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, Kejurprov Gulat tidak hanya menjadi agenda pertandingan semata, tetapi juga sarana penting untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet hasil pembinaan di masing-masing daerah.
Melalui kompetisi tersebut, para atlet mendapat pengalaman bertanding yang dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mental dan kualitas permainan saat menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
“Melalui kejuaraan ini, atlet bisa mengukur kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding. Ini penting untuk pembinaan atlet ke depan,” katanya.
Dispora Kaltara berharap kejuaraan olahraga tingkat provinsi seperti ini terus mendapat dukungan seluruh pihak agar proses regenerasi atlet di Kalimantan Utara dapat berjalan maksimal.
Selain itu, Dispora juga menargetkan munculnya atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama Kalimantan Utara bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Harapan kami tentu akan muncul atlet-atlet potensial dari daerah yang bisa terus berkembang dan berprestasi,” lanjutnya.
Dispora Kaltara menegaskan akan terus mendukung program pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan kompetisi dan penguatan sinergi bersama pengurus cabang olahraga maupun pemerintah daerah.
“Kami ingin pembinaan olahraga di Kaltara terus berjalan dan mendapat dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, pengurus cabang olahraga, maupun masyarakat,” tutupnya.













