TARAKAN – Suara deru motor memecah suasana dini hari di kawasan Jalan Keramat hingga Stadion Datu Adil, Minggu (10/5/2026). Aksi balap liar yang berlangsung saat sebagian besar warga masih beristirahat itu memicu keresahan masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Situasi tersebut membuat seorang warga bernama Arfandi segera menghubungi layanan call center 110 Polres Tarakan sekitar pukul 04.00 Wita. Dalam laporannya, ia meminta aparat kepolisian segera turun tangan menghentikan aksi para pelaku yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti petugas. Piket penjagaan Regu C bersama personel piket fungsi Polres Tarakan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penertiban.
Sekitar pukul 04.15 Wita, personel Samapta III bersama piket Reskrim tiba di titik yang dilaporkan warga. Namun setibanya petugas di lokasi, suasana yang sebelumnya ramai mendadak berubah sepi. Para pelaku balap liar diketahui telah membubarkan diri sebelum polisi tiba.
Meski tidak menemukan pelaku di lokasi, aparat kepolisian tetap melakukan patroli dan pemantauan di sekitar kawasan tersebut guna memastikan situasi kembali aman dan kondusif.
Polres Tarakan mengingatkan aksi balap liar bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal yang dapat mengancam keselamatan pengendara maupun masyarakat sekitar.
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat terus aktif melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban melalui layanan call center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas di lapangan.













