TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan menggelar kegiatan pembinaan Organisasi Perangkat Teknis Daerah (OPTD) serta sosialisasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang diikuti kepala sekolah dan pengawas sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (22/5) tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin kerja, serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan insan pendidikan.
Kegiatan dihadiri jajaran pejabat Dinas Pendidikan, kepala sekolah jenjang SD dan SMP, serta para pengawas sekolah. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai kebijakan dan program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas tata kelola pendidikan di Kota Tarakan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dan pengawas dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang profesional, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Menurutnya, kepala sekolah dan pengawas tidak hanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan pendidikan, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun budaya kerja yang positif di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah dan pengawas memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan peduli terhadap sesama. Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman mengenai program BAZNAS semakin meningkat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain pembinaan terkait tugas dan fungsi OPTD, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai berbagai program BAZNAS, mekanisme pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong partisipasi aparatur sipil negara dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara dunia pendidikan dan BAZNAS dalam membangun kepedulian sosial serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Dengan sinergi yang baik antara satuan pendidikan dan BAZNAS, kami berharap manfaat program sosial dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” tutup Tamrin Toha.












