Senin, Juni 15, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Kaltara

Harga Udang Windu Tarakan Stabil, Kenaikan Biaya Produksi Gerus Keuntungan Petambak

Redaksi Headlineku by Redaksi Headlineku
14 Juni 2026
in Kaltara, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Harga udang windu di Kota Tarakan terpantau stabil dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut memberi kepastian bagi petambak setelah sempat mengalami penurunan harga yang cukup merugikan. Namun, di tengah harga jual yang tidak berubah, biaya produksi justru terus meningkat sehingga margin keuntungan petambak semakin menipis.

 

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Tarakan, Husna Ersant Dirgantara, mengatakan harga udang windu saat ini relatif bertahan pada berbagai ukuran.

 

“Untuk harga udang size 20 itu di angka Rp256.000 per kilogram, kemudian size 25 Rp200.000 per kilogram, size 30 Rp177.000, dan size 35 Rp157.000. Sudah beberapa bulan stabil. Sebelumnya di bawah Rp200 ribu, sangat merugikan,” ujar Husna kepada awak media, Rabu (10/6/2026).

 

Meski demikian, kestabilan harga tersebut belum sepenuhnya memberikan keuntungan yang besar bagi petambak. Kenaikan biaya produksi terjadi hampir pada seluruh komponen, mulai dari benih hingga kebutuhan penunjang budidaya.

 

“Naik semua, dari bibit naik kemudian obat-obatan seperti saponin juga naik. Sekarang kami sarankan mereka menggunakan bahan yang organik karena yang ramah lingkungan memang yang organik,” katanya.

 

Menurut Husna, penggunaan bahan organik tidak hanya membantu menjaga kualitas lingkungan tambak, tetapi juga dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya udang windu.

 

Di sisi lain, permintaan pasar internasional terhadap udang windu asal Tarakan masih cukup tinggi. Produk tersebut masih menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor dengan Jepang sebagai tujuan utama.

 

Sekitar 70 persen ekspor udang beku dari Tarakan dikirim ke Jepang. Sementara sisanya dipasarkan ke sejumlah negara di Eropa, Amerika Serikat, China, Hongkong, Taiwan, serta beberapa negara di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia.

 

“Kalau untuk udang beku, kebanyakan ke Jepang, kemudian ke Eropa, Amerika, dan sebagian Asia. Ada juga ke Hongkong dan Taiwan, tetapi volumenya tidak terlalu besar,” jelas Husna.

 

Ia menambahkan, Jepang memiliki karakter pasar yang berbeda dibanding negara tujuan lainnya. Sebagian udang windu yang masuk ke negara tersebut dikonsumsi oleh masyarakat setempat, sementara sebagian lainnya kembali diekspor ke pasar Amerika dan Eropa.

 

“Mereka tidak semuanya untuk konsumsi di Jepang. Sebagian dikonsumsi di sana, sebagian lagi mereka ekspor kembali ke Amerika dan Eropa,” ungkapnya.

 

 

Previous Post

Disdik Tarakan Ajak Seluruh Unsur Perkuat Ekosistem Pendidikan

Next Post

Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

Redaksi Headlineku

Redaksi Headlineku

Next Post

Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

DPRD Tarakan Dukung Penuh Pembangunan Puspem Baru Senilai Rp284 Miliar

15 Juni 2026

Rotasi 64 Pejabat Pemprov Kaltara Diharapkan Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

15 Juni 2026

DPRD Kaltara Minta Pejabat Baru Tunjukkan Kinerja, Usul Evaluasi Setelah 100 Hari

15 Juni 2026

Disdik Tarakan Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Pada Ruang digital

14 Juni 2026

Recent News

DPRD Tarakan Dukung Penuh Pembangunan Puspem Baru Senilai Rp284 Miliar

15 Juni 2026

Rotasi 64 Pejabat Pemprov Kaltara Diharapkan Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

15 Juni 2026

DPRD Kaltara Minta Pejabat Baru Tunjukkan Kinerja, Usul Evaluasi Setelah 100 Hari

15 Juni 2026

Disdik Tarakan Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Pada Ruang digital

14 Juni 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com