TARAKAN – Gelaran Job Fair 2026 menjadi salah satu peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan di tengah ketatnya persaingan dunia kerja. Sejumlah perusahaan yang membuka rekrutmen pun langsung menjadi perhatian para pencari kerja, salah satunya PT Phoenix Resources International (PRI).
Perusahaan yang bergerak di industri bubur kertas tersebut menjadi salah satu stan yang ramai didatangi pelamar saat Job Fair 2026 digelar di Gedung UPT Loka Latihan Kerja (LLK) Tarakan, Rabu (29/7/2026).
PT PRI membuka 13 posisi pekerjaan dengan jenjang pendidikan mulai dari SMA/SMK sederajat, Diploma (D3), hingga Sarjana (S1). Meski jumlah posisi yang tersedia terbatas, antusiasme pencari kerja terlihat tinggi sejak awal kegiatan.
Hingga pukul 08.00 Wita, sekitar 80 pelamar telah menyerahkan berkas lamaran ke stan PT PRI.
HR Services Assisten Manager PT PRI, Yanuar, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam Job Fair 2026 dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sejumlah bidang.
“Hari ini kami kembali ikut job fair dengan membuka 13 lowongan pekerjaan,” ujar Yanuar saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, informasi mengenai rekrutmen tersebut telah disebarluaskan beberapa hari sebelum pelaksanaan Job Fair melalui Dinas Tenaga Kerja serta media sosial perusahaan.
Langkah tersebut dilakukan agar informasi kesempatan kerja dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat, khususnya pencari kerja di Tarakan dan Kalimantan Utara.
“Untuk informasi kita sudah share juga dari beberapa hari yang lalu. Termasuk melalui tenaga kerja, kemudian juga dari beberapa media sosial yang memang selama ini aktif kita berkomunikasi,” katanya.
Yanuar berharap Job Fair tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang sesuai kualifikasi.
“Mudah-mudahan harapan kita dari job fair ini bukan hanya sekadar formalitas diadakan, tapi benar-benar membuahkan hasil. Kita pengen dari ini ada kandidat-kandidat yang memenuhi persyaratan, yang memang bisa join dengan kita. Itu yang kita harapkan,” ujarnya.
Dijelaskannya, 13 posisi yang dibuka PT PRI tersebar di sejumlah bidang, mulai dari operasional teknis hingga administrasi perusahaan.
Untuk lulusan SMA/SMK sederajat, tersedia posisi Electrical Technician, Mechanical Technician, Milling & Shaper Machine, Rebuilt Shop Technician, Overhead Crane Operator, serta Floating Ship Crane Operator.
Sementara lulusan D3 hingga S1 dapat melamar posisi Flashdryer Field Operator, H2O2 Field Operator, DCS Technician, dan Instrument Technician.
Adapun jenjang S1 tersedia posisi Expeditor/Procurement, Finance & Accounting Officer, serta IT Officer.
Yanuar menyebut setiap posisi memiliki persyaratan pendidikan dan kompetensi yang berbeda sesuai kebutuhan pekerjaan.
“Hari ini kalau saya enggak salah itu 13 posisi. Itu ada untuk teknik, kemudian juga ada untuk procurement, kemudian ada untuk IT juga. Sesuai dengan brosur yang sudah kita sebarkan itu tergantung dari tingkat pendidikan juga,” jelasnya.
Ia mengatakan, untuk posisi teknis, perusahaan lebih membutuhkan pelamar dengan latar belakang pendidikan yang sesuai bidang, seperti teknik mesin, teknik kimia, teknik industri, teknik elektro, hingga instrumentasi.
Meski pengalaman kerja menjadi salah satu pertimbangan, Yanuar menegaskan seluruh pelamar tetap memiliki kesempatan mengikuti proses seleksi selama memenuhi persyaratan.
“Kalau kita industri bubur kertas, tentu kita harapkan orang-orang yang punya pengalaman yang relevan. Bukan hanya pabrik kertas, tapi pengalaman yang relevan di mesin-mesin produksi seperti itu,” katanya.
Selain membuka kesempatan kerja, Yanuar menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal menjadi hal penting agar mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, hal tersebut membutuhkan kerja sama antara dunia usaha, pemerintah, lembaga pendidikan, serta pelatihan kerja.
“Kemudian memang ada beberapa hal yang perlu kita improve ke depan, adalah terkait dengan bagaimana kesiapan dari sumber daya yang ada di sini untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri. Nah itu sekarang yang perlu, baik dari sisi calon pencari kerja maupun dari sisi dunia pendidikan, kampus seperti itu,” ujarnya.
Ia berharap kebutuhan tenaga kerja industri dapat terus dikomunikasikan kepada masyarakat sehingga calon pekerja dapat mempersiapkan kompetensi sesuai peluang yang tersedia.
“Harapan kita ke depan bahwa informasi-informasi dari perusahaan ini kita share ke seluruh masyarakat supaya masyarakat tahu apa sih kebutuhan industri itu. Sehingga putra-putri tempatan di sini juga memiliki kesempatan yang sama untuk bisa bergabung di perusahaan,” katanya.
Tingginya minat pencari kerja terlihat dari jumlah pelamar yang masuk sejak pagi. Yanuar menyebut sekitar 80 orang telah menyerahkan lamaran pada awal pelaksanaan kegiatan.
“Sejauh ini respons dari pencari kerja cukup positif. Tadi pagi jam 8 kita lihat sudah 80, cukup banyak,” ungkapnya.
Selanjutnya, seluruh berkas lamaran akan melalui tahap seleksi administrasi sebelum pelamar yang memenuhi kualifikasi mengikuti proses berikutnya.
“Dari 13 itu kan mereka ajukan aplikasi ke kita. Nanti kita verifikasi. Setelah kita verifikasi yang memenuhi syarat ya kita lanjutkan ke tahap berikut,” tutup Yanuar.












