BULUNGAN – Dalam rangka percepatan transisi energi di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki beberapa program perencanaan yang masuk dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED).
Dalam menghadapi transisi energi tersebut, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian ESDM.
Pihaknya juga berkomitmen mewujudkan transisi energi nasional yang sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Kalimantan Utara ke depan.
“Jadi kita lebih kedepankan bagaimana menggunakan pembangkit energi yang ramah lingkungan di Kalimantan Utara seperti di daerah perbatasan dan pedalaman,” ungkap Ferdy.
Di daerah perbatasan dan pedalaman yang masih sulit dijangkau infrastruktur jalan, saat ini sebagian besar telah memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
“Kita banyak menggunakan PLTS, terus di gedung-gedung publik juga bantuan dari Kementerian ESDM. Di gedung-gedung pemerintah dibangun PLTS Atap untuk menunjang penyediaan listrik,” bebernya.
Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas publik, perkantoran hingga rumah sakit juga mulai memanfaatkan PLTS. Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara ke depan akan semakin mengedepankan penggunaan energi ramah lingkungan.
Dinas ESDM Kaltara berharap seluruh instansi terkait dan masyarakat dapat mendukung program transisi energi dengan memanfaatkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.













