Minggu, Juli 12, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Kaltara

Bunker Radioterapi Rp44 Miliar Belum Berkontrak, Layanan Kanker Kaltara Terancam Gagal Berkembang

Redaksi by Redaksi
12 Juli 2026
in Kaltara, Pemerintahan, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Pengembangan layanan kanker di Kalimantan Utara berada di persimpangan. Pembangunan bunker radioterapi di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan hingga kini belum memasuki tahap penandatanganan kontrak, padahal proyek senilai Rp44 miliar tersebut menjadi syarat mutlak untuk penempatan alat radioterapi dan kedokteran nuklir bantuan Kementerian Kesehatan. Jika proses administrasi tidak rampung sebelum batas waktu 22 Juli 2026, bantuan alat berpotensi gagal direalisasikan tahun ini dan pasien kanker di Kaltara masih harus menjalani pengobatan ke luar daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan, dr. Budy Aziz B., Sp.PK, mengatakan keterlambatan pembangunan dipengaruhi penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta proses pengadaan yang masih berlangsung di Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Pembangunan bunker ini menggunakan DAK Kementerian Kesehatan sekitar Rp44 miliar. Sampai sekarang kontraknya belum ditandatangani, sementara batas akhirnya 22 Juli. Kami berharap seluruh proses bisa selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menjelaskan, rumah sakit telah menyiapkan lahan sekitar 1.200 meter persegi di samping gedung utama. Bunker akan dibangun di bawah tanah dengan kedalaman sekitar tiga meter dan dinding beton setebal tiga meter agar memenuhi standar keselamatan radiasi.

Menurut Budy, proses pemilihan penyedia jasa konstruksi sepenuhnya menjadi kewenangan Unit Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Pihak rumah sakit hanya menjalankan program dan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun Kementerian Kesehatan.

“Kami sudah beberapa kali meminta percepatan proses dan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Mudah-mudahan ada solusi sehingga pembangunan bisa segera dimulai,” ujarnya.

Budy menegaskan, bunker merupakan syarat utama agar alat radioterapi dan kedokteran nuklir dapat ditempatkan di RSUD dr. H. Jusuf SK. Tanpa bangunan tersebut, bantuan alat dari pemerintah pusat tidak dapat dikirim ke Kalimantan Utara.

“Kalau bunkernya tidak ada, alatnya juga tidak bisa ditempatkan. Dampaknya pasien kanker tetap harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani radioterapi,” tegasnya.

RSUD dr. H. Jusuf SK sendiri ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit prioritas nasional dalam pengembangan layanan kanker. Rumah sakit juga telah menyiapkan sumber daya manusia, mulai dari dokter, perawat, radiografer, fisikawan medik hingga tenaga pendukung agar pelayanan dapat langsung berjalan ketika peralatan tersedia.

Selain membahas pembangunan bunker, Budy kembali mengusulkan penempatan petugas BPJS Kesehatan selama 24 jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menurutnya, keberadaan petugas BPJS diperlukan agar penjelasan mengenai ketentuan penjaminan dapat diberikan langsung kepada pasien, sehingga tenaga medis dapat lebih fokus memberikan pelayanan kesehatan.

“Kami berharap ada petugas BPJS yang berjaga di IGD selama 24 jam karena sering kali tenaga medis juga harus menjelaskan persoalan administrasi kepada pasien,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Budy mengungkapkan pelayanan CT Scan di RSUD dr. H. Jusuf SK masih terganggu akibat kerusakan alat selama sekitar dua pekan. Saat ini teknisi telah menyelesaikan pemeriksaan dan rumah sakit tinggal menunggu kedatangan suku cadang dari Jakarta.

“Targetnya pekan depan CT Scan sudah kembali beroperasi. Rata-rata ada sekitar 12 pasien setiap hari yang membutuhkan pemeriksaan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut semakin berat karena CT Scan di salah satu rumah sakit swasta di Tarakan juga mengalami gangguan. Rumah sakit sebenarnya telah mengusulkan pengadaan CT Scan cadangan, namun belum dapat direalisasikan karena keterbatasan ruang. Nilai investasi satu unit CT Scan baru diperkirakan mencapai sekitar Rp15 miliar.

Previous Post

Wakil Ketua Dekranasda Kaltara Hadiri Puncak HUT ke-46 Dekranas, Perkuat Jejaring dan Promosi Produk Daerah

Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Dinas ESDM Kaltara Target 2030 Semua Desa Teraliri Listrik

9 Juli 2026

Akademisi Soroti Hilangnya Angkutan Umum, Dinilai Hambat Efisiensi Ekonomi Daerah

9 Juli 2026

SINERGI Kaltara Disiapkan, Strategi Hubungkan UMKM ke Rantai Pasok Kawasan Industri Tanah Kuning

9 Juli 2026

Disdik Tarakan Perkuat Perlindungan Siswa Lewat Pokja Sekolah Aman dan Nyaman

8 Juli 2026

Recent News

Dinas ESDM Kaltara Target 2030 Semua Desa Teraliri Listrik

9 Juli 2026

Akademisi Soroti Hilangnya Angkutan Umum, Dinilai Hambat Efisiensi Ekonomi Daerah

9 Juli 2026

SINERGI Kaltara Disiapkan, Strategi Hubungkan UMKM ke Rantai Pasok Kawasan Industri Tanah Kuning

9 Juli 2026

Disdik Tarakan Perkuat Perlindungan Siswa Lewat Pokja Sekolah Aman dan Nyaman

8 Juli 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com