Selasa, Agustus 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Tarakan

FPI Desak DPRD Tetapkan Target Pembahasan Perda Anti-LGBT

SIAP BERAKSI: Front Persaudaraan Islam (FPI) Tarakan menyiapkan aksi penyampaian aspirasi ke DPRD Kota Tarakan terkait dorongan pembentukan Perda Anti-LGBT dan pelaksanaan gerak jalan HUT RI.

Redaksi by Redaksi
4 Agustus 2026
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Wacana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-LGBT di Kota Tarakan dipastikan masih akan menjadi perhatian Front Persaudaraan Islam (FPI) Tarakan. Organisasi tersebut menilai langkah Pemerintah Kota Tarakan membentuk Tim Terpadu Penanganan Penyimpangan Perilaku Sosial dan Penyakit Masyarakat belum menjadi jawaban akhir atas aspirasi yang mereka sampaikan beberapa waktu lalu.

Ketua FPI Tarakan Ahmad Irwan mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat berencana menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan. Sebelum itu, FPI juga berencana memasang baliho sebagai bentuk penyampaian sikap kepada publik.

“Kami sudah beberapa kali melakukan konsolidasi. Insya Allah kami tetap akan melakukan aksi. Rencana awal menghadap DPRD, hanya saja waktunya masih kami sesuaikan sambil melihat agenda rapat mereka. Sebelum itu kemungkinan kami memasang baliho dulu sebagai bentuk penyampaian sikap,” katanya, Minggu (2/8).

Menurut Ahmad Irwan, fokus utama yang akan disampaikan kepada DPRD adalah kepastian pembahasan Perda Anti-LGBT. Ia menilai keberadaan tim terpadu hanya bersifat sementara, sedangkan perda akan menjadi dasar hukum yang berlaku dalam jangka panjang.

“Kalau melihat respons pemerintah tentu kami mengapresiasi karena sudah ada tindak lanjut. Tetapi yang kami dorong bukan hanya tim terpadu. Yang paling penting adalah Perda sebagai landasan hukum yang jelas,” ujarnya.

Ia juga menilai pembahasan perda tidak perlu menunggu adanya regulasi di tingkat nasional. Menurutnya, apabila di kemudian hari terdapat aturan baru dari pemerintah pusat, substansi perda dapat disesuaikan.

“Kalau nanti ada aturan nasional tentu bisa dilakukan penyesuaian. Yang kami minta sekarang adalah kepastian kapan perda itu mulai dibahas dan diselesaikan,” tegasnya.

Karena itu, dalam pertemuan dengan DPRD nanti FPI akan meminta adanya target waktu pembahasan agar proses penyusunannya tidak terus berlarut-larut.

“Yang kami butuhkan adalah kepastian. Kalau memang belum bisa selesai tahun ini, setidaknya ada target yang jelas kapan pembahasannya dituntaskan,” katanya.

Selain mendorong pembentukan perda, FPI juga menyoroti pelaksanaan gerak jalan dan pawai HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Ahmad Irwan menyatakan pihaknya berharap panitia tidak memberikan ruang bagi peserta yang menampilkan identitas waria.

Ia mengaku sependapat dengan pandangan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara yang sebelumnya meminta penyelenggara mempertimbangkan hal tersebut.

“Kami mendukung pandangan Muhammadiyah. Siapa pun tentu boleh mengikuti kegiatan selama memenuhi ketentuan yang ditetapkan panitia. Namun kami berharap tidak ada ruang bagi penampilan yang menurut kami bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ahmad Irwan, gerak jalan merupakan kegiatan yang disaksikan berbagai kalangan, termasuk anak-anak, sehingga penyelenggara perlu mempertimbangkan aspek edukasi dalam setiap penampilan peserta.

“Yang menonton bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Karena itu kami berharap penyelenggara benar-benar memperhatikan nilai-nilai yang ingin ditampilkan dalam kegiatan tersebut,” katanya.

Di sisi lain, Ahmad Irwan mengaku tidak mempersoalkan apabila FPI tidak dilibatkan dalam sejumlah forum yang digelar pemerintah. Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya tetap akan menempuh jalur penyampaian aspirasi secara resmi melalui DPRD maupun surat kepada Pemerintah Kota Tarakan.

“Kami tidak mempermasalahkan diundang atau tidak. Yang penting aspirasi ini tetap kami sampaikan melalui mekanisme yang ada, baik kepada DPRD maupun pemerintah daerah,” pungkasnya.

Previous Post

Rahmawati Dorong Ekspor Langsung Produk Perikanan Kaltara

Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

SKK Migas Percepat Pengeboran Demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

26 Juli 2026

Gubernur Panen Perdana Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

26 Juli 2026

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

26 Juli 2026

CT Scan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Kembali Beroperasi, Pasien Tak Perlu Lagi Menunggu Lama untuk Pemeriksaan

26 Juli 2026

Recent News

SKK Migas Percepat Pengeboran Demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

26 Juli 2026

Gubernur Panen Perdana Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

26 Juli 2026

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

26 Juli 2026

CT Scan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Kembali Beroperasi, Pasien Tak Perlu Lagi Menunggu Lama untuk Pemeriksaan

26 Juli 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com