Selasa, Agustus 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Kaltara

Rahmawati Dorong Ekspor Langsung Produk Perikanan Kaltara

PRODUK UNGGULAN: Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Utara Hj. Rahmawati Zainal meninjau produk olahan perikanan di CV Globalindo Sea saat reses di Tarakan.

Redaksi by Redaksi
4 Agustus 2026
in Kaltara
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Potensi hasil perikanan Kalimantan Utara dinilai masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. Beragam produk olahan berbahan baku hasil laut dan tambak telah mampu menembus pasar luar negeri, namun pelaku usaha masih menghadapi kendala panjangnya rantai distribusi sehingga nilai jual produk belum optimal.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., saat mengunjungi CV Globalindo Sea milik Supriadi dalam agenda reses di Tarakan. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung berbagai produk olahan yang diproduksi, mulai dari udang rebon, udang kering atau ebi, kerang darah, kapah, hingga daging kepiting hasil budidaya tambak.

Menurut Rahmawati, sudah saatnya produk perikanan asal Kalimantan Utara memiliki akses ekspor langsung ke negara tujuan, khususnya kawasan Timur Tengah, tanpa harus melalui negara transit.

“Bagaimana kita memfasilitasi dan mendukung agar produk Kaltara bisa langsung diekspor ke negara tujuan, termasuk Timur Tengah. Dengan begitu prosesnya lebih sederhana dan nilai jual produk bisa lebih meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini sebagian komoditas perikanan dari Kalimantan Utara masih dikirim terlebih dahulu ke Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum diteruskan ke negara tujuan. Kondisi tersebut membuat harga produk ikut ditentukan oleh mekanisme perdagangan di negara transit.

“Selama ini produk dikirim sampai Kuala Lumpur. Dari sana baru diteruskan ke negara tujuan, sehingga harga ikut ditentukan di sana. Kalau bisa langsung, pelaku usaha akan memiliki nilai tawar yang lebih baik,” katanya.

Rahmawati menilai pembukaan jalur ekspor langsung harus didukung dengan penguatan konektivitas transportasi. Selain jalur laut, menurutnya pengiriman melalui jalur udara juga dapat menjadi alternatif untuk mempercepat distribusi produk perikanan.

“Kalau akses udara untuk ekspor bisa dibuka, produk-produk unggulan Kaltara bisa lebih cepat sampai ke negara tujuan. Ini akan memangkas rantai distribusi dan membantu meningkatkan daya saing pelaku usaha,” tuturnya.

Anggota Komisi VII DPR RI tersebut menambahkan, pengembangan ekspor juga harus diiringi peningkatan nilai tambah produk. Pengolahan hasil laut menjadi produk siap pasar dinilai mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan.

“Jadi tidak ada yang terbuang. Hasil yang ada bisa diolah dan dimanfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, pemilik CV Globalindo Sea, Supriadi, mengatakan perusahaannya mengolah berbagai komoditas hasil laut dan tambak menjadi produk bernilai tambah. Salah satunya daging kepiting hasil budidaya tambak yang saat ini telah dipasarkan hingga Malaysia.

“Daging kepiting ini dari tambak, kemudian kami proses, direbus, setelah itu diekspor ke Malaysia,” jelasnya.

Ia menerangkan keberadaan kepiting di tambak juga perlu dikendalikan karena dapat mengganggu pertumbuhan udang. Oleh sebab itu, hasil tangkapan tersebut kemudian diolah menjadi produk ekspor.

Selain daging kepiting, pihaknya juga memproduksi udang rebon, udang kering atau ebi, kerang darah, dan kapah. Berbagai komoditas tersebut diolah untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal.

“Produk kami beragam, ada udang rebon, kerang darah, kapah, termasuk daging kepiting. Semua kami olah agar hasil perikanan ini punya nilai lebih,” katanya.

Supriadi berharap produk olahan perikanan asal Tarakan semakin dikenal di pasar internasional sekaligus membawa nama Kalimantan Utara sebagai daerah penghasil produk perikanan berkualitas.

“Harapannya produk dari sini bisa membawa nama Kaltara dan dikenal di luar negeri,” pungkasnya.

Previous Post

Kelestarian Hutan Jadi Kunci Pengembangan Energi Hijau

Next Post

FPI Desak DPRD Tetapkan Target Pembahasan Perda Anti-LGBT

Redaksi

Redaksi

Next Post

FPI Desak DPRD Tetapkan Target Pembahasan Perda Anti-LGBT

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

SKK Migas Percepat Pengeboran Demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

26 Juli 2026

Gubernur Panen Perdana Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

26 Juli 2026

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

26 Juli 2026

CT Scan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Kembali Beroperasi, Pasien Tak Perlu Lagi Menunggu Lama untuk Pemeriksaan

26 Juli 2026

Recent News

SKK Migas Percepat Pengeboran Demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

26 Juli 2026

Gubernur Panen Perdana Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

26 Juli 2026

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

26 Juli 2026

CT Scan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Kembali Beroperasi, Pasien Tak Perlu Lagi Menunggu Lama untuk Pemeriksaan

26 Juli 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com