Rabu, September 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Advetorial

Gubernur Bawa Aspirasi DOB Kaltara ke Forum Nasional

Redaksi by Redaksi
30 September 2026
in Advetorial, Kaltara, Pemerintahan
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali digaungkan dari Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat. Di antara ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah, Kalimantan Utara (Kaltara) membawa cerita wilayah perbatasan yang selama bertahun-tahun menanti hadirnya pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Suasana tersebut terlihat dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Konsolidasi Nasional Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan (Forkonas PP) DOB se-Indonesia, Selasa (29/9) pagi. Lebih dari 400 peserta hadir dalam forum tersebut, meski sebelumnya panitia menyiapkan 320 undangan.

Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Masing-masing membawa aspirasi daerah yang ingin mendapatkan kesempatan membentuk daerah otonom baru, sekaligus memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pemerataan pelayanan kepada masyarakat.

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., turut hadir dalam konsolidasi tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membawa aspirasi Kaltara dalam pembahasan DOB di tingkat nasional.

Bagi Kaltara, persoalan DOB memiliki kaitan erat dengan kondisi geografis daerah. Sejumlah wilayah, terutama kawasan perbatasan, memiliki jarak yang cukup jauh dari pusat pemerintahan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya pembentukan daerah baru agar pelayanan dasar dapat lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

Sejumlah usulan DOB dari Kaltara kembali disampaikan dalam forum tersebut. Di antaranya Kabupaten Krayan, Kota Sebatik, Kabupaten Apau Kayan, Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), serta Kota Tanjung Selor yang merupakan ibu kota Provinsi Kaltara.

Aspirasi ini kembali mengemuka di tengah moratorium pembentukan DOB yang telah berlangsung sejak 2014. Selama masa itu, kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat terus berkembang, sementara kebutuhan terhadap pelayanan pemerintahan yang lebih dekat tetap menjadi perhatian.

Wilayah dengan karakter geografis khusus, termasuk kawasan perbatasan, dinilai perlu mendapat perhatian dalam kebijakan penataan daerah. Dengan pemerintahan yang lebih dekat, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh pelayanan dasar sekaligus mendapatkan dukungan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan wilayahnya.

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa kehadiran para kepala daerah dalam Rapimnas menunjukkan kuatnya aspirasi masyarakat yang telah menunggu selama belasan tahun.

“Para kepala daerah yang hadir membawa aspirasi masyarakat yang sudah lama menunggu. Karena itu, aspirasi ini harus terus kita sampaikan bersama,” ujarnya.

Dalam konsolidasi tersebut, peserta juga mendesak pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) turunan mengenai Penataan Daerah dan Desain Besar Penataan Daerah (Desartada) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Keberadaan aturan turunan ini dinilai penting untuk memberikan dasar yang lebih jelas dalam proses penataan dan pembentukan daerah baru.

Selain melalui jalur kebijakan, Forkonas PP DOB juga menyiapkan langkah hukum dengan mengajukan judicial review terhadap kebijakan moratorium DOB ke Mahkamah Konstitusi dalam waktu dekat.

Untuk Kaltara, forum ini menjadi ruang untuk kembali menyampaikan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan. Harapannya, aspirasi yang telah disuarakan selama bertahun-tahun dapat menemukan jalan menuju kebijakan yang mampu memperpendek jarak antara pemerintah dan masyarakat.

Dari Gedung Juang 45, suara dari berbagai daerah kembali disatukan. Kaltara bersama daerah lainnya berharap pembentukan DOB dapat kembali memperoleh ruang sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang lebih dekat serta merata.

Previous Post

Gubernur Harap Program SKALA Dilanjutkan di Kaltara

Next Post

PLTS Jadi Opsi Atasi Keterbatasan Listrik Desa Perbatasan Kaltara

Redaksi

Redaksi

Next Post

PLTS Jadi Opsi Atasi Keterbatasan Listrik Desa Perbatasan Kaltara

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

KIH Tanah Kuning Tak Harus Tunggu PLTA, Infrastruktur Energi Dikebut

29 September 2026

Surplus Listrik 47 MW, Kaltara Siapkan Energi untuk Kawasan Industri Tanah Kuning

29 September 2026

ESDM Kaltara Perketat Pengawasan Stok dan Distribusi BBM

29 September 2026

37 IUP di Kaltara Masih Berproses, ESDM Siapkan Tim Pendamping

29 September 2026

Recent News

KIH Tanah Kuning Tak Harus Tunggu PLTA, Infrastruktur Energi Dikebut

29 September 2026

Surplus Listrik 47 MW, Kaltara Siapkan Energi untuk Kawasan Industri Tanah Kuning

29 September 2026

ESDM Kaltara Perketat Pengawasan Stok dan Distribusi BBM

29 September 2026

37 IUP di Kaltara Masih Berproses, ESDM Siapkan Tim Pendamping

29 September 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com