TARAKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara secara resmi menutup gelaran ZAP Sport Fest Journalist 2026 yang mempertemukan insan pers se-Kaltara dalam berbagai cabang olahraga, Minggu (26/4). Penutupan berlangsung meriah di Lapangan Mini Soccer dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta para jurnalis dari berbagai wilayah.
Kegiatan yang mempertandingkan cabang Badminton, Domino, dan E-Sport PES ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang penyegaran bagi para wartawan di tengah padatnya aktivitas peliputan. Sejak awal pelaksanaan, suasana kompetisi berlangsung hangat dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Utara mengapresiasi antusiasme para jurnalis yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, olahraga menjadi sarana penting untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antara media dan pemerintah daerah.
“Wartawan sehat, berita juga kuat. Sinergi media dan pemerintah penting untuk membangun Kaltara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Saiful Bachri, menekankan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik sekaligus memperkuat hubungan antarwartawan.
Ia mengajak seluruh insan pers di Kalimantan Utara untuk tidak hanya fokus pada tugas jurnalistik, tetapi juga memperhatikan kondisi kesehatan melalui aktivitas olahraga yang teratur.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak seluruh wartawan untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kesibukan kerja. Selain itu, ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarjurnalis,” katanya.
Menurutnya, hubungan yang baik antarwartawan akan berdampak positif terhadap iklim kerja jurnalistik yang lebih solid dan profesional. Dengan adanya ruang interaksi di luar tugas peliputan, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih cair dan saling mendukung.
Ia pun berharap ZAP Sport Fest Journalist dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas dan cabang olahraga yang lebih beragam, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak insan pers di Kaltara.
“Ke depan kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin besar. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan bagi wartawan untuk saling mengenal dan memperkuat jaringan,” pungkasnya.













