TARAKAN – Upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di tengah pesatnya perkembangan teknologi terus dilakukan di Kota Tarakan. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk “Menciptakan Pengalaman Belajar Interaktif di Era Digital” yang digelar di Hotel Lotus Tarakan selama dua hari, 17-18 Juni 2026.
Kegiatan hasil kolaborasi antara Telkom Indonesia dan Tribun Kaltara tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan, Tamrin Toha. Ratusan guru dari berbagai sekolah di Tarakan mengikuti kegiatan yang difokuskan pada pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses belajar mengajar.
Tamrin Toha mengatakan, perkembangan teknologi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Menurutnya, guru perlu terus beradaptasi agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik saat ini.
“Perubahan zaman menuntut kita untuk terus menyesuaikan diri. Pemanfaatan teknologi harus menjadi bagian dari proses pembelajaran agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu (17/6/2026).
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai inovasi dan platform digital yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan partisipatif. Kehadiran teknologi diharapkan mampu menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Tamrin menilai kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung peningkatan kompetensi guru. Dengan adanya sinergi tersebut, tenaga pendidik memiliki kesempatan untuk terus memperbarui kemampuan mereka seiring perkembangan teknologi yang semakin cepat.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena memberikan ruang bagi para guru untuk meningkatkan kapasitasnya. Harapannya, ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan yang mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapatkan materi mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, para peserta juga memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman dan berbagi praktik baik dalam penerapan metode pembelajaran berbasis digital.
“Guru harus terus belajar dan berinovasi. Dengan begitu, kita dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini,” pungkasnya.












